PALOPO – Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo kembali mengukir prestasi gemilang di kancah nasional. Di bawah nahkoda Wali Kota Palopo, Hj. Naili Trisal, Pemkot Palopo sukses dinobatkan sebagai terbaik kedua dalam kategori Pengendalian Inflasi pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah (Pemda) Berprestasi Tahun 2026 Regional Sulawesi.
Keberhasilan luar biasa ini langsung memantik respons positif dari berbagai elemen. Ketua Badan Kajian dan Pengawasan Pembangunan Aliansi Media Jurnalis Independen Republik Indonesia (BKPP AMJI-RI), Muh. Rafi, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepemimpinan Hj. Naili Trisal yang dinilai sangat taktis dan responsif dalam menjaga isi dompet masyarakat dari hantaman inflasi.
“Kami dari BKPP AMJI-RI memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemkot Palopo di bawah komando Ibu Naili Trisal. Meraih peringkat kedua regional Sulawesi bukanlah perkara mudah. Ini membuktikan bahwa fungsi pengawasan, eksekusi kebijakan, dan kepekaan sosial pemerintah daerah berjalan dengan sangat prima,” ujar Muh. Rafi.
Muh. Rafi juga menambahkan bahwa Dana Insentif Daerah (DID) senilai Rp2 miliar yang didapatkan Palopo harus menjadi pemacu semangat untuk terus mempertahankan tren positif ini. “Dana insentif tersebut adalah bonus dari kerja keras. Namun yang paling utama adalah masyarakat Palopo benar-benar merasakan dampak nyata dari stabilitas harga ini. Kami berharap prestasi ini dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi daerah lain di Sulawesi,” pungkasnya.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, kepada Wali Kota Palopo, Hj. Naili Trisal, di Hotel Claro Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Jumat (29/5/2026).
Apresiasi ini diberikan kepada daerah yang dinilai konsisten dan terukur dalam menekan inflasi. Aspek penilaiannya pun ketat, mencakup kepatuhan pelaporan, dukungan anggaran, efektivitas program, hingga kemampuan menjaga daya beli masyarakat di lapangan.
Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Palopo, Irwan, mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras dan kolaborasi lintas sektor di Kota Palopo.
“Penghargaan ini adalah bukti nyata hasil kerja bersama seluruh pihak. Kami secara konsisten menjalankan langkah strategis, seperti Gerakan Pangan Murah (GPM) hingga memperkuat kerja sama antardaerah demi kelancaran distribusi komoditas pokok,” jelas Irwan.
Senada dengan hal itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palopo, Ahmad Gunawan, menjelaskan bahwa ada tiga indikator utama yang berhasil dijaga oleh Pemkot Palopo, yakni kelancaran distribusi barang, stabilitas harga komoditas, dan pemetaan wilayah perdagangan.
“Ibu Wali Kota bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) sangat maksimal di lapangan. Mereka aktif melakukan sidak pasar hingga pemantauan pangkalan BBM. Begitu ada komoditas yang naik, intervensi pasar langsung dilakukan. Hasil pengukuran kami menunjukkan angka inflasi Palopo rata-rata sangat baik,” kata Ahmad Gunawan.
Dalam penyerahan penghargaan tersebut, Wali Kota didampingi oleh jajaran pejabat daerah, antara lain Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Andi Enceng Amir, Kepala Bapperida Ade Chandra, serta Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Asmiati. (FSL/TIM)















