Pengunjung Keluhkan Fasilitas Pantai Molino Sorowako, Rafiah: Segera Kita Bentuk Pengelola, Perdes Sudah Ada

JURNAL LUW TIMUR – Pantai Molino adalah salah satu pantai di Desa Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur (Lutim) Sulawesi Selatan (Sulsel). Namun siapa sangka kalau pantai ini tidak dikelola dengan baik sehingga beberapa pengunjung mengeluhkan kebersihan dan fasilitas yang tidak memadai.

“Pagi ini saya membersamai teman-teman dari komunitas Corolla Retro mengunjungi tempat wisata pantai Molino tepian Danau Matano Sorowako. Hanya saja saat ini kondisi pantai Molino terlihat kumuh, kotor dan terkesan tidak teratur, penjual kuliner yang tidak beraturan sampai masuk ke tengah halaman yang menjadikan tatanan gazebo yang telah ada terlihat kumuh,” ungkap Salah satu pengunjung, Abdul Rauf dalam keterangannya yang diterima, Kamis (3/4/2025).

banner 1600x606

Lanjut dia mengatakan, sampah berserakan dimana-mana karena tidak adanya tempat sampah yang tersedia di setiap titik membuat pengunjung membuang sampah sembarangan.

“Tempat ganti pakaian ditambah WC yang kurang, sehingga membuat antrian panjang dan tak jarang pengunjung menceburkan diri ke dalam air danau sekalian membuang hajat. Sayang sekali jika Sorowako yang terkenal kebersihan dan tata kelola bangunan yang rapi namun lokasi wisatanya terkesan kumuh dan tidak elegan,” jelasnya.

Dirinya berharap semoga pemerintah desa (Pemdes) melalui BUMDes dan Dinas terkait (Pariwisata) dapat lebih memperhatikan hal-hal seperti kebersihan pantai wisata untuk menjaga ekosistem danau, meningkatkan daya tarik wisata, dan menciptakan lingkungan yang sehat.

Secara terpisah, Ketua Badan Permusyarawatan Desa (BPD) Sorowako Rafiah Malise saat dikonfirmasi mengatakan bahwa, pantai Molino belum ada pengelolanya, makanya sampai saat ini masih belum ada pungutan untuk pengunjung.

“Secepatnya kami dan pemdes akan bentuk pengelola dimana nantinya akan ditangani oleh BUMDes, apalagi desa Sorowako baru saja mengesahakan Perdes tentang kawasan desa wisata sebagai pedoman untuk mengelola wisata-wisata yang ada di wilayah desa Sorowako,” kata Rafiah. (TIM)

banner 2000x1100

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *