MALUT – Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda tahun ini kembali meluncurkan program mudik bersubsidi Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, bagi warga pengguna kapal laut di wilayah Maluku Utara.
Tidak main-main, potongan harga tiket yang disubsidi mencapai hingga setengah harga normal atau 50 persen.
“Kebijakan ini berlaku untuk perjalanan pulang-pergi pada periode 12 hingga 31 Maret 2026. Sementara itu, penjualan tiket mulai dibuka pada 5 Maret 2026,” kata Sherly, Kamis (5/3/2026).
Adapun sejumlah rute yang dapat subsidi, yakni Ternate–Sanana, Ternate–Morotai, Ternate–Taliabu, Ternate–Jailolo, serta Ternate–Sofifi.
Berlaku baik tiket kapal cepat, maupun kapal penumpang reguler.
Dia menyebut program mudik bersubsidi ini dibiayai sepenuhnya dari APBD Provinsi Maluku Utara sebesar Rp 1,5 miliar dan kuota tiket yang disediakan sebanyak 7.000.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga mendapat dukungan Kementerian Perhubungan berupa mudik gratis untuk kapal feri dan bus DAMRI dengan jumlah yang dibatasi.
Sementara itu, demi kelancaran perayaan Lebaran Idul Fitri, pemerintah provinsi menyiapkan sejumlah langkah terpadu agar perjalanan mudik aman dan pasokan kebutuhan pokok tetap stabil.
Salah satunya, dengan melakukan koordinasi lintas sektor untuk memperkuat kesiapan daerah secara menyeluruh. Mencakup penguatan infrastruktur jalan, transportasi, pengamanan, energi, dan pangan.
Kegiatan ini melibatkan sejumlah pihak, mulai dari Polda Malut, Korem 152 Baabulah, Kesbangpol, BMKG, Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, BPBD, Dinas Pariwisata dan Dinas Pendidikan.
Koordinasi lintas sektoral ini juga merupakan bagian dari persiapan daerah yang menjadi bagian pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
Menurut Sherly, perlu dilakukan rapat koordinasi sebagai wujud pemerintah sangat peduli, dan hadir langsung untuk membantu masyarakat guna melakukan mudik.
“Malut merupakan wilayah kepulauan dimana sangat bergantung dengan aksesibilitas transportasi laut. Maka dibutuhkan kesiapan matang segala lini untuk memastikan kelancaran nanti,” jelas Sherly.
Sherly menekankan, keselamatan masyarakat dinomorsatukan dalam penanganan kegiatan mudik Lebaran Idul Fitri serta memberikan pelayanan publik yang terbaik.
“Kami siap bersinergi bersama Polri, TNI, dan seluruh instansi terkait untuk memastikan masyarakat Maluku Utara dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan aman, tertib, dan lancar. Koordinasi dan kesiapan sejak dini menjadi kunci keberhasilan pengamanan,” ucap Sherly. (TIM)
















