Akselerasi Ekonomi 2027: Pemkab Luwu Timur Mulai Maraton Musrenbang di 11 Kecamatan

LUWU TIMUR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan. Agenda ini merupakan bagian integral dari rangkaian penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah untuk Tahun Anggaran 2027.

Adapun tema Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang diusung adalah “Akselerasi Pembangunan Ekonomi dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat.”

banner 1600x606

Rangkaian Musrenbang ini dijadwalkan berlangsung mulai Senin, 2 Februari 2026, hingga 9 Februari 2026 di 11 kecamatan se-Kabupaten Luwu Timur. Untuk wilayah Tomoni Timur dan Tomoni, kegiatan dipusatkan di aula kantor camat masing-masing pada Senin (2/2/2026).

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Aini Endis Anrika, yang hadir mewakili Bupati Luwu Timur. Turut hadir anggota DPRD Luwu Timur Daerah Pemilihan (Dapil) Tomoni Timur, Tomoni, dan Mangkutana; para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait; unsur Tripika; kepala desa; serta tokoh masyarakat, agama, pemuda, dan perempuan.

Dalam sambutannya, Aini Endis Anrika menyampaikan bahwa penyusunan Rancangan Awal RKPD 2027 adalah tahapan krusial untuk menjaring aspirasi prioritas dari tingkat desa dan kelurahan.

Ia menjelaskan, berdasarkan data pada aplikasi Mitra Bappeda melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), tercatat sebanyak 966 usulan yang masuk dari admin desa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 609 usulan telah lolos verifikasi untuk dibahas di tingkat kecamatan.

“Output yang kita harapkan adalah mendapatkan masukan kegiatan prioritas menurut fungsi perangkat daerah, yang selanjutnya akan dipertajam dalam Forum Perangkat Daerah dan Musrenbang RKPD Kabupaten,” jelas Aini.

Ia menambahkan bahwa Pemkab berkomitmen memastikan efektivitas program kerja agar mampu menjawab permasalahan riil di masyarakat secara tepat sasaran dan efisien. Aini menekankan agar skala prioritas tetap mengacu pada RPJMD, RPJPD, serta prioritas nasional.

Di lokasi yang sama, Camat Tomoni Timur, Yulius, mengapresiasi kehadiran seluruh pemangku kepentingan yang telah mengikuti rangkaian pra-Musrenbang.

“Kami telah menyaring 16 usulan prioritas, di mana mayoritas usulan desa berfokus pada sektor permukiman dan pertanian. Kami berharap sarana prasarana, termasuk bidang kesehatan dan pendidikan, dapat terus dibenahi,” ungkap Yulius.

Senada dengan itu, Camat Tomoni, Muhammad Jumardin, berharap forum ini melahirkan perencanaan yang berdampak langsung bagi warga. Dari hasil pra-Musrenbang di 12 desa dan 1 kelurahan di wilayahnya, telah disepakati 29 usulan prioritas.

“Harapan kami, kehadiran seluruh pihak hari ini mampu menghasilkan rencana kerja yang berkualitas bagi masyarakat Tomoni,” tutur Jumardin.

Selain diskusi panel, kegiatan ini juga diisi dengan paparan kinerja keuangan daerah Tahun 2025 serta arah kebijakan 2027 oleh Kepala BKAD Luwu Timur, Muhammad Said. Kepala Bapperida Luwu Timur, Kamal Rasyid, juga memaparkan Rancangan Awal RKPD 2027 sebagai panduan bagi para camat dalam menyusun program kewilayahan. (RED)

banner 2000x1100

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *