Lukman B Kady Pastikan Musda XI Golkar Sulsel Matang dan Legitimatif

MAKASSAR – Ketua Panitia Pelaksana Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Selatan, Lukman B. Kady, mengaku menjadi salah satu panitia yang paling tegang dalam mempersiapkan pelaksanaan Musda yang sempat beberapa kali mengalami penundaan.

Pernyataan tersebut disampaikan Lukman saat membacakan laporan kepanitiaan pada pembukaan Musda XI Partai Golkar Sulsel di Hotel Claro, Makassar, Sabtu (18/7/2026).

Di hadapan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Sekretaris Jenderal Muhammad Sarmuji, Bendahara Umum Sari Yuliati, serta ribuan kader yang hadir, Lukman mengatakan bahwa penundaan Musda justru memberikan ruang bagi panitia untuk mempersiapkan acara secara lebih matang.

“Mungkin inilah kepanitiaan Musda yang paling deg-degan, Pak Ketum. Namun sisi baiknya, kami selaku panitia punya banyak waktu untuk mempersiapkan pelaksanaan Musda ini dengan maksimal,” kata Lukman.

Lukman memastikan seluruh tahapan penyelenggaraan Musda telah dijalankan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar serta ketentuan organisasi yang berlaku.

Menurut dia, seluruh peserta yang memiliki hak suara telah memenuhi persyaratan administrasi sehingga proses demokrasi internal partai dapat berjalan dengan legitimasi yang kuat.

“Kami memastikan seluruh peserta yang memiliki hak suara telah memenuhi persyaratan administrasi sesuai dengan ketentuan AD/ART partai dan peraturan organisasi yang berlaku. Ini merupakan komitmen kami terhadap legitimasi proses demokrasi internal partai,” ujarnya.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel itu juga melaporkan bahwa Musda XI Golkar Sulsel diikuti oleh 24 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Sementara itu, jumlah undangan yang hadir diperkirakan mencapai sekitar 2.000 orang.

“Kurang lebih ada 2.000 undangan yang hadir di ruangan ini. Bahkan, masih banyak yang berada di luar gedung karena kapasitas ruangan yang terbatas,” ucapnya.

Suasana pembukaan Musda kemudian mencair ketika Lukman menutup laporannya dengan sebuah kisah yang mengundang tawa para peserta.

Ia mengaku sempat menerima telepon dari Ilham Arief Sirajuddin (IAS) pada dini hari. IAS mengabarkan bahwa bendera Partai Golkar dibawa berkeliling Kota Makassar oleh para pendukung Tim Nasional Argentina, usai kemenangan tim tersebut atas Inggris di babak semifinal Piala Dunia.

“Sebelum saya mengakhiri laporan ini, saya ingin memohon maaf kepada Pak Ketum. Pasca-Argentina menang, bendera kita diarak-arak keliling Kota Makassar,” kata Lukman disambut tawa hadirin.

Ia kemudian menjelaskan bahwa peristiwa unik itu terjadi secara spontan karena banyak warga Makassar yang merupakan pendukung fanatik timnas Argentina. (HSN/TIM)

banner 2000x1100

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *