Kepala SDN 107 Inpres Kunjung Ajak Guru dan Siswa Kenang Ikrar Sumpah Pemuda, Tekankan Pentingnya Persatuan dan Belajar

TAKALAR – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Sekolah Dasar Negeri (SDN) 107 Inpres Kunjung, Desa Banyuanyara, Kecamatan Sanrobone, Takalar, menggelar upacara bendera untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda, Selasa (28/10/2025).

Upacara yang berlangsung khidmat di halaman sekolah tersebut menjadi momen untuk merefleksikan kembali makna mendalam dari Sumpah Pemuda yang dicetuskan pada 28 Oktober 1928, yakni ikrar bertanah air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu: Indonesia.

Yang menarik, dalam peringatan kali ini, para guru di SDN 107 Inpres Kunjung tampak mengenakan busana tradisional. Guru perempuan mengenakan Baju Bodo, sementara guru laki-laki mengenakan Jas Tutup lengkap dengan songkok emas, pakaian adat khas Makassar.

Kepala SDN 107 Inpres Kunjung, Muhammad Amir, S.Pd., dalam amanatnya sebagai pembina upacara, menekankan bahwa peringatan Sumpah Pemuda merupakan momentum penting untuk selalu mengingat jasa para pemuda terdahulu.

“Ini adalah refleksi untuk terus mengingatkan kita akan jasa para pemuda pendahulu yang telah mengikrarkan bertanah air, berbangsa satu, dan berbahasa satu: Indonesia,” ujar Muhammad Amir.

Ia juga berharap para guru berperan aktif dalam membina siswa sebagai generasi penerus perjuangan.

“Saya berharap guru untuk berperan aktif membina anak bangsa sebagai generasi penerus perjuangan para pemuda-pemudi yang dulu berikrar di tanggal 28 Oktober 1928,” tambahnya.

Lebih lanjut, Amir memberikan motivasi kepada para siswa agar terus rajin belajar dan menjunjung tinggi nilai-nilai Sumpah Pemuda.

“Kita mendorong para siswa untuk terus rajin belajar dan tetap menjunjung ikrar Sumpah Pemuda. Semoga kalian menjadi generasi emas di tahun 2045,” pungkasnya. (HSN)

banner 2000x1100

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *