Disdik Takalar Sabet Dua Top Award di Takalar Award 2026

TAKALAR – Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Takalar Award 2026. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpin oleh Dody Riyan Saputra, S.I.P., M.I.Kom. tersebut sukses membawa pulang dua penghargaan bergengsi, yakni Juara II OPD Inovatif dan Juara II OPD Pelayanan Publik Terbaik.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung dalam rangkaian Malam Apresiasi dan Inovasi Takalar Award 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Takalar di Lapangan Kantor Bupati Takalar, Rabu malam (5/8/2026).

Ajang tahunan ini diinisiasi oleh Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, sebagai bentuk apresiasi kepada perangkat daerah dan instansi pelayanan publik yang berhasil menghadirkan inovasi serta meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Takalar Award akan terus menjadi agenda rutin tahunan untuk memotivasi seluruh jajaran perangkat daerah dalam meningkatkan kinerja.

Kepala Dinas Pendidikan Takalar, Dody Riyan Saputra, menyambut baik dan menyampaikan rasa syukurnya atas raihan tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti komitmen jajarannya dalam memperkuat pelayanan publik berbasis digital.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan sistem pelaporan melalui digitalisasi. Ke depan, kami akan terus menyempurnakan inovasi PASSIRIKIA BOS agar mampu memberikan pelayanan yang lebih efektif, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Dody, Kamis (6/8/2026).

Ia menambahkan bahwa penghargaan ini bukanlah akhir, melainkan pemacu semangat bagi seluruh jajaran Dinas Pendidikan untuk melahirkan berbagai terobosan baru demi pelayanan publik yang makin optimal.

Takalar Award 2026 mengusung tema “Akselerasi Transformasi Birokrasi Melalui Kompetisi Internal untuk Pelayanan Publik Berkualitas”. Kegiatan ini menjadi wadah apresiasi bagi OPD, Aparatur Sipil Negara (ASN), pemerintah desa, tenaga pendidik, tenaga kesehatan, hingga pengelola pasar.

Ketua Panitia Takalar Award 2026, Rahmansyah Lantara, menjelaskan bahwa ajang ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan atas dedikasi insan pemerintahan dalam membawa perubahan nyata.

“Takalar Award merupakan momentum untuk merayakan semangat inovasi, kerja keras, dan dedikasi seluruh insan pemerintahan dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas. Kompetisi ini bukan untuk saling mengalahkan, melainkan ruang untuk saling memotivasi dan menginspirasi,” jelas Rahmansyah.

Ia juga menegaskan bahwa proses penilaian dilakukan secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel melalui verifikasi data kinerja, dokumen, hingga peninjauan langsung di lapangan.

Untuk diketahui, terdapat 18 kategori penghargaan yang diperebutkan dalam Takalar Award 2026, mencakup inovasi daerah, pelayanan publik, desa digital, pengelolaan keuangan desa, hingga penghargaan untuk kepala sekolah, guru, puskesmas, dan pengelola pasar terbaik.

Melalui ajang ini, Pemkab Takalar berharap budaya inovasi, kolaborasi, dan reformasi birokrasi terus mengakar di seluruh perangkat daerah demi menghadirkan pelayanan publik yang cepat, profesional, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat. (HSN)

banner 2000x1100

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *