SOPPENG – Matahari pagi menyapa lembut di atas lapangan apel Makodim 1423/Soppeng. Namun di sana, ketenangan bukan berarti kelambanan. Di balik keteraturan barisan, terpancar semangat membara dan tekad yang tak tergoyahkan dari para prajurit.
Di hadapan seluruh personel, berdiri Letda Asdar, S.H., dengan tatapan tegas namun penuh kebanggaan. Saat membuka kegiatan, beliau memberikan arahan yang membakar semangat.
“Ingatlah, kekuatan sejati bukanlah yang dipamerkan, melainkan yang ditempa dalam kesunyian latihan. Profesionalisme bukanlah sekadar gelar yang disandang, melainkan bukti kesungguhan yang kita tunjukkan setiap hari,” ujar Letda Asdar dalam arahannya, Selasa (4/8/2026) .
Ketika latihan dimulai, tergambar pemandangan yang mengagumkan. Gerakan tangan dan kaki berpadu serasi, seirama dengan napas dan hembusan langkah. Setiap gerakan bukan sekadar teknik bela diri biasa, melainkan simbol keteguhan pendirian, kelincahan berpikir, serta kesiapsiagaan dalam melindungi.
Meskipun titik-titik keringat membasahi bumi, tak ada satu pun prajurit yang menunduk lelah. Seluruh peserta mengikuti instruksi dengan penuh antusiasme dan tingkat disiplin yang tinggi.
Selaku Pelatih Pencak Silat Militer (PSM) Kodim 1423/Soppeng, Letda Asdar menjelaskan bahwa latihan ini berfokus pada pembentukan karakter dan mentalitas pengabdian.
“Kami berlatih bukan hanya untuk menjadi kuat dan terampil, melainkan karena ingin senantiasa menjadi lebih baik. Kami mengasah kemampuan bukan untuk diri sendiri, melainkan agar kelak mampu menjaga amanah rakyat yang telah menitipkan harapan kepada kami,” ungkapnya.
Di atas lapangan itulah raga ditempa agar tangguh, dan di bawah langit Soppeng pulalah jiwa diuji agar tidak mudah goyah. Dari tempat ini, lahir sebuah janji yang tak akan pernah teringkari: selama napas masih berhembus, para prajurit akan terus berlatih, berbakti, dan menjadi benteng pelindung yang teguh bagi tanah Soppeng tercinta.
“Sebab bagi kami, kemampuan adalah bekal, disiplin adalah nyawa, dan pengabdian adalah tujuan utama yang tak akan pernah bergeser,” pungkas Letda Asdar. (FSL)















