TAKALAR – Camat Pattallassang, Bansuhari Said Daeng Baji, bergerak cepat mengoordinasikan percepatan peluncuran (launching) Koperasi Kelurahan Merah Putih di wilayahnya.
Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan langsung dari Ketua Satgas Pembentukan Koperasi Merah Putih Kabupaten, Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye. Program ini sendiri adalah bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Takalar dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis komunitas.
Baru resmi dilantik sebagai Camat Pattallassang pada 20 Oktober 2025, Bansuhari langsung tancap gas menjalankan sejumlah program prioritas. Salah satunya adalah memastikan kesiapan peluncuran empat Koperasi Kelurahan Merah Putih sebagai strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Keempat koperasi yang akan diluncurkan tersebut berasal dari Kelurahan Sombalabella, Kalabbirang, Pappa, dan Sabintang. Rencananya, peluncuran Koperasi Kelurahan Merah Putih akan digelar pada 31 Oktober 2025 mendatang.
Bansuhari Said menyampaikan, percepatan ini menjadi wujud komitmen pihak kecamatan dalam mendukung kebijakan Bupati. Menurutnya, instruksi Bupati untuk menyiapkan peluncuran koperasi ditindaklanjuti secara cepat dan terukur, tidak hanya soal jadwal tetapi juga kesiapan administrasi dan kelembagaan.
“Kami menindaklanjuti langsung instruksi Bapak Bupati selaku Ketua Satgas. Kami segera berkoordinasi dengan para lurah untuk memastikan setiap koperasi siap beroperasi penuh,” ujar Bansuhari.
Ia menegaskan pentingnya kesiapan secara menyeluruh.
“Kami tidak ingin ada yang tertinggal, semua harus siap sesuai target yang ditetapkan,” tambahnya.
Menurutnya, koperasi menjadi wadah strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
“Koperasi Kelurahan Merah Putih ini bukan hanya lembaga ekonomi, tetapi simbol gotong royong warga Takalar,” katanya.
Camat Pattallassang ini juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh lurah dan pengurus koperasi yang telah bekerja keras menyiapkan peluncuran ini.
“Sinergi yang terbangun sangat baik, semua bergerak bersama demi kemajuan ekonomi warga,” ucapnya.
Bansuhari optimistis bahwa empat koperasi ini akan menjadi contoh sukses pemberdayaan ekonomi di tingkat kelurahan.
“Kami berharap koperasi ini dapat menjadi model pengelolaan ekonomi yang transparan dan berkelanjutan,” ujarnya.
“Ini langkah nyata menuju Takalar yang lebih mandiri, maju, dan sejahtera,” tutup Daeng Baji, seraya berpesan agar seluruh pengurus tetap menjaga semangat kolaborasi dan profesionalitas dalam pengelolaan koperasi. (HSN)















