TAKALAR – Perumda Air Minum Tirta Panrannuangku (sebelumnya PDAM Takalar) tengah melakukan transformasi digital menyeluruh pada sistem pembayarannya. Langkah ini tidak hanya bertujuan menghadirkan kemudahan akses, tetapi juga memberikan nilai tambah yang luas bagi masyarakat melalui layanan yang lebih transparan dan akuntabel.
Dalam mengimplementasikan sistem ini, Perumda Tirta Panrannuangku bekerja sama dengan MKP sebagai penyedia infrastruktur digital. MKP bertanggung jawab dalam penyediaan sistem pembayaran digital dan integrasi server, proses rekonsiliasi transaksi secara otomatis, penyediaan perangkat pendukung seperti mesin EDC, integrasi sistem pembayaran untuk kanal on-site maupun online.
Menanggapi perhatian masyarakat terkait biaya administrasi sebesar Rp5.000,-, pihak manajemen menjelaskan bahwa biaya tersebut merupakan bagian dari mekanisme layanan transaksi digital yang sah. Dasar hukum penarikan biaya ini merujuk pada Keputusan Bupati Takalar Nomor 260 Tahun 2025 tentang Jasa Layanan Pembayaran Rekening Air Perumda Air Minum Tirta Panrannuangku.
Biaya tersebut digunakan untuk mendukung operasional layanan software dan sarana pendukung, yang meliputi biaya tenaga kerja (manpower), pemeliharaan sistem, sosialisasi layanan, hingga pengembangan kanal pembayaran agar tetap terintegrasi dan berkelanjutan.
Digitalisasi ini juga dirancang untuk mengubah budaya bertransaksi masyarakat menjadi lebih modern dan tertib. Beberapa manfaat yang ditawarkan antara lain:
* Transparansi & Akurasi: Seluruh pembayaran tercatat secara real-time dengan bukti bayar digital yang sah, sehingga meminimalkan risiko kesalahan pencatatan manual.
* Program Reward: Untuk mendorong partisipasi masyarakat, Perumda menyelenggarakan undian berhadiah secara rutin setiap bulan bagi pelanggan yang melakukan pembayaran melalui kanal digital.
* Kemudahan Akses: Pelanggan dapat membayar tagihan kapan saja dan di mana saja tanpa harus mengantre di kantor fisik.
Dengan pendekatan ini, Perumda Air Minum Tirta Panrannuangku bersama MKP menegaskan komitmen jangka panjang mereka untuk membangun layanan publik yang adaptif terhadap teknologi, transparan, dan memberikan nilai tambah nyata bagi seluruh warga Kabupaten Takalar. (HSN)















