Bupati Takalar Kawal Langsung Usulan 5 Desa Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

TAKALAR – Bupati Takalar, Ir. Mohammad Firdaus Daeng Manye, menegaskan komitmennya untuk mendorong pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Program strategis ini diharapkan menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat pesisir di wilayah tersebut.

Di tengah padatnya agenda persiapan kunjungan kerja ke luar negeri, Bupati yang akrab disapa Daeng Manye tersebut tetap menyempatkan diri menerima langsung tim survei dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia. Tim tersebut hadir untuk melakukan penilaian kelayakan calon lokasi KNMP di Kabupaten Takalar.

banner 1600x606

Terdapat lima desa yang diusulkan sebagai kandidat penerima program, yaitu: Desa Sampulungan dan Desa Bontosunggu (Kecamatan Galesong Utara); Desa Boddia (Kecamatan Galesong); Desa Bontokanang (Kecamatan Galesong Selatan); serta Desa Topejawa (Kecamatan Mangarabombang).

Didampingi Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Takalar, Nasruddin Azis, Bupati menyampaikan bahwa KNMP merupakan program nasional yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam membangun kawasan nelayan yang terintegrasi dan modern.

“Ini adalah program strategis nasional yang harus kita dukung bersama. Kita berharap seluruh lokasi yang diusulkan memenuhi kriteria sehingga dapat ditetapkan sebagai Kampung Nelayan Merah Putih. Ini peluang besar bagi daerah untuk memperkuat sektor perikanan tangkap yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat,” ujar Bupati, Kamis (16/4/2026).

Melalui program ini, pemerintah pusat akan menghadirkan berbagai sarana penunjang seperti tempat pendaratan ikan, pabrik es, cold storage, tambatan perahu, hingga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN). Fasilitas tersebut dirancang untuk meningkatkan produktivitas nelayan sekaligus memperkuat rantai distribusi hasil tangkapan.

Bupati Takalar juga telah menginstruksikan jajaran Dinas Perikanan untuk mendampingi tim survei secara intensif serta menyiapkan seluruh data pendukung yang dibutuhkan selama proses penilaian.

Menurutnya, kehadiran KNMP tidak hanya akan meningkatkan hasil tangkapan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar. “Jika ini terealisasi, akan ada efek berantai terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi nelayan dan pelaku usaha perikanan,” pungkasnya.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, peluang Kabupaten Takalar untuk masuk dalam program nasional ini dinilai sangat besar. (HSN)

banner 2000x1100

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *