TAKALAR – Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, melanjutkan agenda kunjungan kerja luar negerinya dengan menemui Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Guangzhou, Ben Perkasa. Pertemuan ini bertujuan membahas potensi kerja sama strategis antara Kabupaten Takalar dengan wilayah Tiongkok Selatan.
Dalam pertemuan tersebut, Ben Perkasa menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bupati Takalar beserta delegasi yang datang langsung menjemput bola ke Guangzhou.
“Saya mendapat kehormatan bertemu dengan Bupati Takalar, Pak Firdaus Daeng Manye. Kami mendiskusikan potensi hubungan antara Tiongkok Selatan, khususnya Provinsi Guangdong, dengan Kabupaten Takalar di Sulawesi Selatan,” ujar Ben (16/4/2026).
Ia menambahkan bahwa diskusi mencakup berbagai sektor, mulai dari peluang bisnis, investasi, hingga kemungkinan pembentukan kerja sama sister city (kota kembar).
“Sudah banyak yang kami bicarakan, termasuk proyeksi kerja sama ke depan. Hal ini nantinya akan ditindaklanjuti oleh Pak Bupati bersama tim ekonomi kami di KJRI,” jelasnya. Ben pun berharap rencana-rencana tersebut dapat segera terealisasi untuk manfaat kedua belah pihak.
Sementara itu, Bupati Daeng Manye mengungkapkan rasa syukur atas sambutan hangat dari pihak KJRI. Ia optimistis bahwa eksplorasi potensi dari wilayah Tiongkok Selatan akan menjadi katalisator pembangunan di Takalar.
“Banyak hal yang kami bicarakan terkait pengembangan potensi Takalar. Skema sister city dengan daerah di Provinsi Guangdong diharapkan dapat membuka ruang lebih luas bagi masuknya investasi asing ke daerah kita,” tutur Bupati.
Tinjau Pameran Teknologi dan Presentasi Potensi Daerah
Selain pertemuan diplomatik, Bupati Takalar yang didampingi Liaison Officer (LO) Jenny Widjaya, juga meninjau salah satu pusat pameran internasional terbesar di Guangzhou. Pameran ini merupakan ajang bergengsi yang mempertemukan investor dari berbagai belahan dunia.
“Ini adalah salah satu pameran terbesar yang diselenggarakan pemerintah Tiongkok. Sektor yang dipamerkan sangat beragam, mulai dari robotik, kecerdasan buatan (AI), teknologi pertanian, perikanan, hingga kesehatan,” jelas Daeng Manye.
Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan, Bupati juga dijadwalkan menghadiri undangan resmi dari Pemerintah Provinsi Guangdong. Dalam kesempatan tersebut, ia akan mempresentasikan secara langsung keunggulan dan potensi Kabupaten Takalar di hadapan para investor.
“Insya Allah, saya akan memaparkan potensi Takalar sekaligus mengundang para investor untuk datang dan menanamkan modalnya di sana,” pungkasnya.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membuka akses kerja sama internasional serta mempercepat pembangunan di Kabupaten Takalar melalui dukungan investasi global. (HSN)















