TAKALAR – Tugas di wilayah kepulauan terpencil tidak menyurutkan semangat pengabdian seorang pendidik. Drs. Muhammad Abbas, yang dipercaya memimpin SMAN 10 Takalar, langsung menunjukkan aksi nyata sejak awal penugasannya di Pulau Tanakeke, Kecamatan Tanakeke, Kabupaten Takalar. Berbekal komitmen tinggi terhadap dunia pendidikan, ia langsung tancap gas melakukan pembenahan infrastruktur sekolah demi menciptakan lingkungan belajar yang nyaman bagi para siswa.
Langkah taktis yang diambil oleh Drs. Muhammad Abbas adalah memaksimalkan pemanfaatan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) secara transparan dan tepat sasaran. Fokus utama penggunaan dana tersebut diarahkan pada pemeliharaan serta peningkatan kualitas sarana dan prasarana fisik sekolah. Berkat kepemimpinan yang telaten dan kerja kerasnya, kini kompleks SMAN 10 Takalar tampak jauh lebih rapi, indah, dan representatif untuk menunjang kegiatan belajar mengajar sehari-hari.
Meskipun letak geografis sekolah berada di wilayah kepulauan yang jauh dari hiruk-pikuk ibu kota Kabupaten Takalar, semangat kepala sekolah beserta dewan guru untuk memajukan mutu pendidikan tidak pernah surut. Segala keterbatasan akses logistik dan transportasi laut justru dijadikan tantangan untuk membuktikan bahwa sekolah di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) juga mampu berprestasi dan tampil unggul.
Ketekunan dan perjuangan panjang Drs. Muhammad Abbas akhirnya membuahkan hasil manis pada tahun ini. SMAN 10 Takalar secara resmi mendapatkan alokasi program revitalisasi fisik dari pemerintah. Bantuan revitalisasi ini dinilai sangat krusial untuk melengkapi fasilitas penunjang modern, sehingga standar pendidikan di Pulau Tanakeke dapat sejajar dengan sekolah-sekolah di daratan Takalar.
Di balik capaian gemilang tersebut, terselip secercah harapan besar terkait kesejahteraan gizi para peserta didik. Sejak program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto bergulir secara nasional, SMAN 10 Takalar tercatat belum tersentuh alokasi distribusi program tersebut akibat kendala geografis wilayah kepulauan.
Menyongsong peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, Drs. Muhammad Abbas menyampaikan harapan tulus agar pemerintah pusat maupun daerah memberikan perhatian khusus bagi sekolah-sekolah di pulau terluar. Ia sangat mendambakan agar para siswa di Pulau Tanakeke dapat segera menikmati program Makan Bergizi Gratis demi mencetak generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan berdaya saing dari batas terluar Kabupaten Takalar. (HSN)















