SOPPENG – Prajurit tidak hanya dituntut kuat dalam menjalankan tugas, tetapi juga harus tangguh menghadapi tantangan, sigap bertindak, dan disiplin dalam setiap gerakan. Nilai-nilai itulah yang terus ditempa melalui latihan Bela Diri Militer (BDM) pencak silat yang dilaksanakan personel Kodim 1423/Soppeng di lapangan apel Makodim 1423/Soppeng.
Latihan tersebut dipimpin oleh Perwira Seksi Operasi (Pasiops) Kodim 1423/Soppeng, Letda Inf Asdar, yang juga bertindak sebagai pelatih. Dengan penuh disiplin, seluruh personel mengikuti setiap gerakan dan instruksi, mulai dari teknik dasar, pukulan, tangkisan, hingga gerakan pertahanan diri.
Bagi prajurit, latihan bukan sekadar rutinitas. Setiap gerakan adalah pembentukan mental, setiap keringat adalah investasi kesiapan, dan setiap sesi latihan merupakan bagian dari pengabdian.
Letda Inf Asdar menekankan bahwa kemampuan bela diri harus terus diasah agar prajurit memiliki kesiapan fisik dan mental dalam menghadapi berbagai situasi penugasan.
“Jangan melihat latihan ini hanya sebagai kemampuan bela diri semata. Di dalamnya terdapat nilai disiplin, keberanian, ketenangan, dan kekompakan. Semua itu menjadi modal penting bagi seorang prajurit dalam menjalankan tugas,” tegasnya.
Latihan ini menjadi bagian dari upaya Kodim 1423/Soppeng untuk menjaga dan meningkatkan profesionalisme prajurit. Sebab, prajurit yang terlatih adalah prajurit yang siap, dan prajurit yang siap adalah mereka yang mampu hadir memberikan pengabdian terbaik kepada rakyat, bangsa, dan negara. (RED)















