banner 1024x1282

Progres Capai 60 Persen, Tim Gabungan Pantau Revitalisasi Satuan Pendidikan di Takalar

TAKALAR – Tim gabungan Polres Takalar, Kejaksaan Negeri Takalar, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar kembali turun langsung memonitor pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang bersumber dari APBN, Kamis (1/10/2026).

Monitoring dan evaluasi (Monev) pada hari kedua pelaksanaan program revitalisasi sekolah tahap kedua ini berjalan lancar.

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan program revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, serta terhindar dari potensi penyimpangan dalam pelaksanaannya.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Kabupaten Takalar, Mursalim, menyampaikan bahwa keterlibatan aparat penegak hukum dalam pengawalan program tersebut merupakan bentuk sinergi untuk memastikan penggunaan anggaran negara berjalan secara akuntabel.

“Pengawalan proyek revitalisasi oleh tim dari Kejari dan Polres Takalar bertujuan memastikan proses pembangunan berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan hukum,” tegasnya.

Di setiap lokasi, lanjut Mursalim, tim melakukan pengecekan langsung terhadap progres pembangunan, kualitas pekerjaan dan bahan yang digunakan, serta kesesuaian pelaksanaan dengan spesifikasi teknis dan jadwal yang telah ditetapkan.

“Tim juga berdialog dengan pihak sekolah dan Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) untuk mengetahui perkembangan pekerjaan sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi selama proses revitalisasi,” sambung Mursalim.

Ia berharap pengawasan sejak tahap pelaksanaan dapat mendorong seluruh pekerjaan diselesaikan tepat waktu dan sesuai standar kualitas yang ditetapkan. Selain itu, fasilitas pendidikan yang dibangun diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi siswa serta meningkatkan kualitas lingkungan belajar di sekolah.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Mangngarabombang, Muh. Jufri, yang masuk dalam daftar kunjungan Tim Gabungan menyambut baik kehadiran aparat penegak hukum dan dinas terkait.

“Kami sebagai sekolah pelaksana revitalisasi mengucapkan terima kasih atas kedatangan tim gabungan dalam meninjau pelaksanaan ini. Dengan adanya tim gabungan, kegiatan revitalisasi ini diharapkan berjalan sesuai dengan petunjuk teknis (juknis),” ujar Muh. Jufri.

Ia menyampaikan bahwa progres pelaksanaan program revitalisasi di lapangan, khususnya di sekolahnya, terus menunjukkan kemajuan positif.

“Alhamdulillah, progres pekerjaan revitalisasi SMPN 1 Marbo sampai pekan ketujuh sudah mencapai 60%,” ungkap Jufri saat dihubungi wartawan, Kamis (1/10).

Senada dengan hal tersebut, Kepala Sekolah SMPN 3 Takalar, Mutmainnah, menyampaikan apresiasi tinggi atas kunjungan tim gabungan yang diwakili oleh Kepala Bidang Dikdas beserta rombongan.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan monev ini karena kedatangan tim memberikan petunjuk kepada kami tentang hal-hal yang harus dilakukan sekolah, terutama jika terjadi kendala nonteknis di lapangan. Kami percaya tim kejaksaan dan kepolisian akan senantiasa mengawal proses revitalisasi di Kabupaten Takalar dengan baik,” ujar Mutmainnah.

Mutmainnah juga mengungkapkan bahwa progres pekerjaan revitalisasi di sekolahnya menunjukkan tren positif.

“Alhamdulillah, Pak. Progres pembangunan di sekolah kami pada minggu ketujuh (26 September 2026) sudah mencapai 50,30% dan deviasinya positif. Hal ini mendapat apresiasi dari tim monev melalui pantauan kurva S yang kami pajang langsung di sekolah sebagai bentuk keterbukaan informasi proyek revitalisasi ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 4 Polongbangkeng Selatan, Hj. Hasnawati, menyampaikan rasa syukur atas bantuan program revitalisasi dari pemerintah pusat.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dengan bantuan revitalisasi ini karena sekolah kami memang sangat membutuhkan sarana dan prasarana yang memadai untuk menunjang aktivitas belajar yang nyaman, aman, dan berkualitas,” ujar Hasnah.

Ia juga mengapresiasi kehadiran tim gabungan penegak hukum yang membantu pihak sekolah agar proses pelaksanaan pekerjaan lebih teliti, berhati-hati, dan tertib secara administrasi.

“Kehadiran tim gabungan Kejaksaan Takalar, Polres Takalar, dan Dinas Pendidikan sangat membantu kami untuk terus mengingatkan para pekerja agar menjaga kualitas material bangunan serta kesesuaian dengan juknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB),” pungkasnya.

Pihak SDN Je’nematallasa turut mengucapkan terima kasih atas kunjungan Tim Monev dari aparat penegak hukum dan dinas pendidikan.

“Melalui monitoring ini, pihak sekolah merasa terbantu dalam memastikan proyek berjalan aman, nyaman, dan sesuai juknis serta perencanaan yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Sebagai informasi, dalam monitoring hari kedua ini, rombongan Tim Gabungan Kejaksaan Takalar, Polres Takalar, dan Dinas Pendidikan Takalar mengunjungi empat sekolah, yakni SMPN 1 Mangngarabombang, SMPN 3 Polongbangkeng Selatan, SMPN 4 Polongbangkeng Selatan, dan SDN Je’nematallasa Polongbangkeng Selatan. (HSN)

banner 2000x1100

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *