JURNAL LUWU TIMUR – Lagi, Pemerintah Desa (Pemdes) di Kabupaten Luwu Timur (Lutim) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam realiasi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2023, banyak yang mengalami selisih lebih realisasi penerimaan dan pengeluaran anggaran selama satu periode anggaran (SiLPA).
Desa Watangpanua kurang lebih Rp20 juta. Hal ini terungkap saat dikonfirmasi Anggota BPD Watangpanua, Novi Kristiani.
“Infomasi yang saya dengar memang seperti itu bahwa SiLPA untuk APBDes TA.2023 kurang lebih Rp20 juta,” ungkap Novi via WhatsApp, Minggu (31/12/2023).
Baca juga: Silang Pendapat BPD dan Kades Tampinna soal Banyaknya SiLPA
Baca juga: APBDes Manurung Lutim Banyak SiLPA
Baca juga: SiLPA Desa Manurung Lutim Rugikan Warga
Kepala desa Watangpanua, La’Daddi saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp membenarkan hal tersebut. Katanya, SiLPA tahun ini banyak sesuai laporan kaur keuangan sekitar kurang lebih Rp20 juta, ini dikarenakan ada beberpa kegiatan yang anggarannya lebih makanya di SiLPA-kan.
“Terkait Laporan Keterangan Pemerintah Desa (LKPD) sementara kami susun dan kami akan sampaikan hal tersebut ke masyarakat umum sebelum bulan Maret 2024 kedepan,” ungkap Kades.
Diberitakan sebelumnya, desa yang mengalami SiLPA yaitu, desa Manurung kurang lebih sebesar Rp300 juta, lalu desa Tampinna kurang lebih Rp300 juta. (RED)















