JURNAL LUWU TIMUR – Pemerintah Desa (Pemdes) Tampinna, Kabupaten Luwu Timur (Lutim) Provinsi Sulawesi Salatan (Sulsel) pada rapat pembahasan musyawarah desa (musdes) memiliki selisih lebih realisasi penerimaan dan pengeluaran anggaran selama satu periode anggaran (SiLPA) sebesar kurang lebih Rp300 juta.
Hal ini diungkapkan oleh salah satu warga yang mengikuti musdes pada Kamis (28/12/2023).
“Pada hari Kamis (28/12) saya ikut rapat musdes di kantor desa Tampinna ternyata banyak juga SiLPA-nya. Padahal banyak yang bisa di bangun di desa Tampinna,” ungkap warga yang enggan disebutkan namanya melalui sambungan telepon selular.
Baca juga: APBDes Manurung Lutim Banyak SiLPA
Baca juga: SiLPA Desa Manurung Lutim Rugikan Warga
Sementara anggota BPD Desa Tampinna Nuralim Latif saat di konfirmasi membenarkan hal tersebut. Dalam musyawarah desa kaur keuangan menyampaikan bahwa tahun ini ada anggaran SiLPA sebsesar Rp300 juta.
“Namun alasan banyaknya SiLPA kami belum bisa tanyakan karena keterbatasan waktu pada saat musyawarah,” ungkap Nuralim.
Nuralim menambahkan, nanti akan disampaikan ke pimpinan untuk memanggil kepala desa untuk rapat khusus guna menjelaskan banyaknya anggaran yang di SiLPA-kan.
“Sementara dalam pembahasan musyawarah desa perubahan, kades menyampaikan bahwa anggarannya sudah habis,” tutupnya. (RED)















