Wujudkan Takalar Cepat, Kadisdik Dody Riyan Saputra Luncurkan Kebijakan BSAN

TAKALAR – Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar menunjukkan gerak cepat di bawah kepemimpinan Kepala Dinas yang baru, Dody Riyan Saputra. Belum genap sepekan sejak dilantik oleh Bupati Takalar, Dr. Setiawan Aswad (atau disesuaikan dengan nama pejabat terkini), inovasi langsung dihadirkan melalui kebijakan strategis di sektor pendidikan.

Salah satu langkah konkret tersebut adalah diterbitkannya Surat Keputusan (SK) Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN). Dengan kebijakan ini, Takalar resmi tercatat sebagai kabupaten pertama di lingkup Dinas Pendidikan se-Sulawesi Selatan yang mengeluarkan regulasi serupa.

banner 1600x606

Kebijakan ini menjadi tonggak penting dalam upaya menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, inklusif, serta bebas dari kekerasan dan perundungan (bullying) di sekolah. Selain itu, program ini dirancang untuk mendorong terciptanya suasana belajar yang menyenangkan bagi seluruh peserta didik.

Momentum ini turut mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Dalam kegiatan yang berlangsung di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP), hadir perwakilan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), yakni Asisten Menteri serta Deputi Kementerian, yang memberikan dukungan penuh terhadap langkah progresif Pemerintah Kabupaten Takalar.

Kepala Dinas Pendidikan, Dody Riyan Saputra, menegaskan bahwa penerbitan SK BSAN merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Daerah dalam mempercepat peningkatan kualitas pendidikan, sejalan dengan semangat “Takalar Cepat”.

“Alhamdulillah, Takalar menjadi kabupaten pertama yang menerbitkan SK BSAN di lingkup Dinas Pendidikan se-Sulawesi Selatan. Ini adalah bentuk komitmen Bapak Bupati sekaligus langkah awal untuk membangun budaya sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik,” ujar Dody Riyan Saputra, Rabu (6/5/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar serta Kepala Bapperida yang turut mendampingi kegiatan di BBPMP. Ucapan terima kasih juga disampaikan atas dukungan dan sambutan hangat dari para Kepala Dinas Pendidikan se-Sulawesi Selatan.

Menurut Dody, keberhasilan dunia pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum dan fasilitas fisik, tetapi juga oleh ekosistem yang mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal, baik dari sisi akademik maupun pembentukan karakter.

“Mari kita bersama-sama membudayakan sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Ini adalah tanggung jawab kolektif antara pemerintah, tenaga pendidik, hingga masyarakat luas,” tambahnya.

Program BSAN diharapkan menjadi fondasi dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkarakter, beretika, dan berintegritas. Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Takalar optimistis dapat melahirkan generasi unggul dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Dengan langkah taktis ini, Dinas Pendidikan Takalar menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian nilai, tetapi juga pada kesejahteraan psikologis dan keamanan peserta didik di lingkungan sekolah. (HSN)

banner 2000x1100

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *