JURNAL TAKALAR – Pj. Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Bahtiar Baharuddin, didampingi Pj. Bupati Takalar Setiawan Aswad melakukan peninjauan inseminasi buatan di Desa Banggae Kec. Mangarabombang Kabupaten Takalar, Rabu (31/1/2024).
Pj. Gubernur menyampaikan bahwa teknik inseminasi buatan dilakukan dengan maksud agar diperoleh efesiensi dan efektifitas dalam penggunaan pejantan terpilih, menghindari terjadinya penyebaran penyakit melalui saluran reproduksi, atau untuk mengatasi bila terjadi kendala dalam proses perkawinan alam antara jantan dan betina dan dengan adanya teknik inseminasi buatan dapat menjegah terjadinya inbreeding (Kawin Sedarah).
“Diharapkan dengan inseminasi buatan ini dapat meningkatkan produksi hewan dan populasi ternak agar kebutuhan protein hewani terpenuhi,” kata dia.
Dikesempatan yang sama, Pj. Bupati Takalar Setiawan mengatakan bahwa dengan inseminasi buatan dapat meningkatkan populasi ternak, selain itu juga menjamin mutu genetik yang lebih berkualitas. Melalui modifikasi teknologi ini juga, bisa mempengaruhi apakah yang akan lahir berjenis kelamin jantan atau betina dan bisa juga lahir secara kembar.
“Jadi jika populasi hewan kita bertambah, kita bisa menjadi pemasok daging untuk daerah-daerah tetangga sehingga secara tidak langsung dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,” jelas Setiawan.
Dalam mendukung produksi peternakan di takalar, Pj. Gubernur Sulsel pada kesempatan tersebut menyerahkan bantuan kepada 100 RTM (Rumah tangga miskin) senilai Rp. 1.380.000.000 miliar yang secara simbolis diterima oleh Pj. Bupati Takalar.
Bantuan tersebut berupa 300 Ekor ayam kampung, 100 unit kandang ayam, 100 paket disinfektan, obat-obatan dan vitamin hewan serta 100 paket pakan.
Usai peninjauan, Pj. Gubernur bersama Pj. Bupati Takalar juga melalukan peninjauan pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah di Balla Appaka Sulapa. (HSN)















