TAKALAR – Aktivis Pembela Rakyat (PERAK) Rahman Samad menyoroti kualitas pekerjaan proyek pembangunan revitalisasi yang sementara berjalan di SD Muhammad Alif Sejahtera, Desa Kale Lantang, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Takalar, Sulawesi Selatan, Rabu (22/10/2025).
Rahman mengatakan berdasarkan investigasnya dilapangan ada beberapa item yang dinilai tidak sesuai dengan spesifikasi yang dipersyaratkan dalam dokumen kontrak maupun rencana Anggaran Biaya (RAB) mulai Pembesian, campuran dan kekuatan beton yang digunakan Diduga tidak sesuai dengan bestek.
“Beberapa sampel dilapangan sudah kita lakukan, mulai dari besi yang digunakan, campuran serta kekuatan beton itu kami duga tidak sesuai dengan spesifikasi,” kata Rahman.

Kualitas pekerjaan lanjut Rahman harus menjadi perhatian serius bagi pihak pelaksana kegiatan proyek revitalisasi yang sumber anggarannya dari kementerian pendidikan dan menengah atau dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2025.
“Kita ingin bangunan yang dibangun dari hasil uang rakyat ini benar-benar digunakan sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat terutama dari sisi kualitas bangunan itu sendiri benar-benar diperhatikan dan tidak menyimpan,” kata Rahman.
Karena sambung Rahman, semangat dari bantuan pemerintah pusat ke daerah untuk perbaikan sarana pendidikan untuk membangkitkan kembali fasilitas yang ada agar lebih baik melalui perbaikan fisik dan non-fisik.
“Pemerintah ingin menciptakan lingkungan yang lebih layak dan nyaman, serta meningkatkan mutu dan semangat belajar. Selain itu program ini dapat memberdayakan masyarakat lokal yang ada disekitar lokasi pembangunan,” tambahnya.
Sementara, Kepala sekolah yang dikonfirmasi sekaitan hal tersebut belum berhasil hingga berita ini ditayangkan. (HSN)















