TAKALAR – Sebuah video berdurasi 11 detik yang menampilkan dugaan kuat aksi pengeboman ikan di Perairan Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), kini viral di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas dua orang nelayan berada di atas perahu kecil. Satu dari mereka tampak melempar sebuah benda ke laut, yang kemudian disusul oleh ledakan keras beberapa detik setelahnya.
Informasi yang diperoleh, video viral pengeboman ikan ini didugabkuat diambil di kawasan Pesisir Selatan Bauluang, tepatnya di Desa Minasa Baji, Kecamatan Mappakasunggu, Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar.
Kepala Desa Minasa Baji, Kamaruddin Tutu, mengaku baru mengetahui adanya aktivitas merusak yang diduga sebagai pengeboman ikan setelah video tersebut ramai diperbincangkan warganet.
“Iye, saya baru baca di berita dan lihat video yang viral itu,” ujar Kamaruddin saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kamis (30/10/2025).
Meski demikian, Kamaruddin belum dapat memastikannya secara definitif apakah lokasi dalam video tersebut benar berada di wilayah desanya.
“Belum tahu pasti,” jawabnya singkat.
Menanggapi keresahan publik, Kapolsek Mappakasunggu IPTU Sumarwan menyatakan pihaknya telah memulai pendalaman terhadap video yang beredar luas tersebut.
“Kami sedang mendalami secara serius informasi terkait video viral dugaan pengeboman ikan di wilayah Kepulauan Tanakeke,” kata Sumarwan saat dihubungi, Jumat (31/10/2025).
Ia juga dengan tegas mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak. Praktik ini sangat dilarang karena jelas merusak ekosistem laut dan membahayakan keselamatan para nelayan.
“Kami harap warga aktif membantu dengan melapor bila mengetahui aktivitas ilegal seperti ini,” tegasnya.
Video ini menjadi perhatian publik dan menuai banyak kecaman. Warganet berharap aparat segera menindak tegas pelaku pengeboman ikan yang merusak lingkungan laut dan membahayakan keberlanjutan sumber daya perikanan di Takalar. (iNews/HSN)













