TAKALAR – Anggota DPRD Takalar dari Fraksi PKS, Muhammad Ibrahim Bakri, menyoroti keras dan meminta evaluasi segera terhadap Kepala Sekolah SMPN 4 Mangarabombang setelah insiden ambruknya trotoar pada Senin, 24 November 2025, yang melukai empat siswa dan membuat mereka dilarikan ke Puskesmas.
– Kepala Sekolah dinilai tidak memiliki tanggung jawab yang memadai, tidak cepat tanggap, dan tidak peka terhadap insiden dan kritik dari masyarakat/keluarga korban.
– Pihak sekolah dikritik karena menganggap sepele insiden tersebut dan tidak melayani masukan warga dengan baik.
– Kepemimpinan Kepsek dinilai belum memberikan dampak positif pada peningkatan kualitas dan prestasi siswa.
– Kepsek diminta untuk menunjukkan profesionalisme dalam menangani masalah, menjadi contoh yang baik (Ing Ngarso Sang Tulodo – Ki Hajar Dewantara), serta memperlihatkan akhlak yang baik kepada siswa, orang tua, dan masyarakat, bukan menciptakan amarah.
Anggota DPRD ini secara tegas meminta Plt. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Takalar segera mengevaluasi Kepala Sekolah SMPN 4 Mangarabombang.
Hingga berita ini ditayangkan, Plt. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar, Rifany, belum memberikan tanggapan terkait permintaan evaluasi dan insiden ambruknya trotoar. Kepala Sekolah SMPN 4 Mangarabombang juga belum memberikan keterangan. (HSN)















