Tutup Tahun 2025 dengan Prestasi, DLHP Takalar Optimis Raih Adipura di 2026

TAKALAR – Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Takalar menggelar rapat koordinasi sekaligus evaluasi akhir tahun pada Rabu (31/12/2025). Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam mengukur keberhasilan program kerja sepanjang tahun 2025 sekaligus memantapkan langkah strategis menyongsong tahun 2026.

Di bawah kepemimpinan Plt. Kepala Dinas LHP Takalar, Syafaruddin, instansi ini terus berkomitmen mewujudkan visi-misi Bupati Takalar, Ir. Mohammad Firdaus Daeng Manye dan Hengky Yasin, melalui program unggulan “Takalar Unggul: Bersih, Indah, Sehat, dan Aman”.

Salah satu poin utama dalam evaluasi ini adalah keberhasilan DLHP dalam memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Syafaruddin memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajarannya atas kerja keras yang melampaui ekspektasi.

Berita terkait: Realisasi PAD Lampaui Target, DLHP Takalar Perkuat Tata Kelola Sampah di 2026

“Dari target PAD yang ditetapkan sebesar Rp158 juta pada tahun 2025, kami berhasil menyetorkan lebih dari Rp189 juta ke kas daerah. Ini adalah bukti komitmen dan efektivitas kinerja tim di lapangan,” ungkap mantan Kabag Protokol, Komunikasi, dan Pimpinan Daerah Pemkab Takalar tersebut.

Selain sektor PAD, tahun 2025 juga ditandai dengan penguatan tata kelola lingkungan, mulai dari peningkatan intensitas pengangkutan sampah hingga edukasi pemilahan sampah di tingkat rumah tangga.

Memasuki tahun 2026, DLHP Takalar telah menyiapkan sejumlah agenda prioritas. Fokus utama adalah peningkatan disiplin pegawai, baik PNS maupun Non-ASN, guna memastikan pelayanan publik berjalan maksimal.

Dari sisi infrastruktur, Syafaruddin menegaskan akan melakukan optimalisasi pada seluruh komponen pendukung kebersihan. Hal ini dilakukan demi menjaga marwah Kabupaten Takalar sebagai penerima penghargaan Adipura.

“Di tahun 2026, kami akan memperkuat fungsi bak sampah, Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R), hingga armada truk sampah. Kuncinya adalah pemilahan sampah yang efektif sejak dari sumbernya agar target mempertahankan Adipura dapat kita capai,” jelasnya.

Isu persampahan tetap menjadi prioritas utama sejak Syafaruddin menjabat sebagai Pelaksana Tugas. Ia menegaskan bahwa operasional di lapangan harus berjalan secara mandiri dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan Takalar yang bersih. Intinya, tanpa perintah pun kami akan terus bekerja secara proaktif demi kenyamanan masyarakat dan mewujudkan Takalar yang unggul, bersih, dan sehat,” pungkas Syafaruddin. (HSN)

banner 2000x1100

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *