Takalar Menuju Digital 2026: Bupati Firdaus Manye Wajibkan Absensi Barcode

TAKALAR – Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menegaskan komitmennya dalam mempercepat transformasi digital melalui forum Leaders Talk yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati, Selasa (26/1/2026). Fokus utama perubahan ini menyasar kedisiplinan pegawai dan integrasi data pemerintahan yang lebih transparan.

Dalam arahannya di hadapan para pejabat struktural, camat, dan lurah, Daeng Manye memperkenalkan sistem absensi berbasis barcode yang terhubung langsung ke gawai pimpinan daerah. Inovasi yang dikembangkan bersama Telkomsel ini menggantikan sistem fingerprint lama yang dinilai tidak efektif dan lambat dalam pengolahan data.

“Sekarang, kehadiran pegawai bisa langsung saya pantau di HP secara real-time. Tidak perlu lagi bertanya ke bagian administrasi,” tegas Daeng Manye.

Selain masalah absensi, Pemkab Takalar sedang menyempurnakan dashboard digital yang kini progresnya telah mencapai 90%. Sistem ini mewajibkan seluruh perangkat daerah hingga tingkat desa untuk menginput data secara akurat guna mendukung kebijakan pembangunan yang berbasis data (data-driven).

Beberapa poin penting dalam transformasi digital Takalar 2026 meliputi:
* Menjadi basis pemantauan kinerja dan pelayanan publik secara daring.
* Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah memiliki akses serupa untuk memantau kedisiplinan ASN.
* Penghapusan sistem manual menuju tata kelola digital yang akuntabel.

Dukungan terhadap kebijakan ini datang dari tingkat wilayah. Camat Pattallassang, Bansuhari Said, dan Camat Mangarabombang, Mappaturung, menyatakan kesiapan jajarannya. Mereka menilai sistem ini mempermudah pengawasan aparat di lapangan tanpa harus bergantung pada laporan manual yang rawan manipulasi.

Acara yang berlangsung dinamis ini menjadi penanda bahwa di bawah kepemimpinan Mohammad Firdaus Daeng Manye, Kabupaten Takalar bergerak cepat menuju era pemerintahan modern yang lebih disiplin dan terukur. (HSN/TIM)

banner 2000x1100

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *