TAKALAR – Pemerintah Kabupaten Takalar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) tengah memfasilitasi pembentukan Komponen Cadangan (Komcad) berdasarkan instruksi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kementerian Pertahanan.
Kepala Badan Kesbangpol Takalar, Zubair, menjelaskan bahwa setiap kabupaten mendapat kuota maksimal 12 orang dengan rentang usia 18–40 tahun. Program ini menyasar ASN dan PPPK dengan tujuan memperkuat nasionalisme serta kedisiplinan.
“Pelatihan dijadwalkan setelah Lebaran di Markas Divisi Infanteri 3 Kostrad (Madivif 3 Kostrad), Pakatto, Kabupaten Gowa. Seluruh fasilitas ditanggung oleh panitia penyelenggara,” ujar Zubair pada Senin (2/3/2026).
Meskipun kuota tersedia untuk 12 orang, realisasi di Takalar masih di bawah target. Kabid Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Takalar, Rahmat, mengungkapkan hanya 4 orang yang dinyatakan memenuhi syarat.
Diketahui, banyak ASN di atas 40 tahun dan rendahnya minat menjadi hambatan utama. Lalu awalnya hanya untuk ASN, namun kini PPPK diperbolehkan bergabung guna menutupi kekurangan kuota.
Peserta saat ini berasal dari ASN BPBD dan Dinas Perikanan Kabupaten Takalar.
Peserta akan menerima sertifikat penghargaan yang dapat digunakan dalam kegiatan kenegaraan dan sosial.
Saat ini, para peserta yang lolos seleksi awal tinggal menunggu jadwal keberangkatan resmi menuju pusat pelatihan pasca-Lebaran mendatang. (HSN)















