TAKALAR – Wakil Bupati Takalar, Hengky Yasin, menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Wisuda Santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (LPPTKA) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) tahun 2026.
Kegiatan yang mengusung tema “Menyiapkan Generasi Qurani Menyongsong Masa Depan Gemilang dan Menuju Takalar Maju” tersebut digelar di Kawasan Wisata Pantai Topejawa, Desa Topejawa, Kecamatan Mangarabombang.
Kali ini, Haflah Musyahadah Wisuda Santri digelar untuk Kecamatan Sanrobone dan Polongbangkeng Selatan. Acara yang dimulai sejak pagi hari tersebut berlangsung khidmat dan penuh haru.
Kegiatan ini menjadi momentum istimewa bagi para santri yang telah menyelesaikan pendidikan dasar Al-Qur’an, sekaligus menjadi agenda tahunan BKPRMI dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia dan cinta Al-Qur’an.
Wakil Bupati Takalar, Hengky Yasin, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya melihat begitu banyak generasi Qurani yang lahir dari pembinaan BKPRMI.
“Saya selaku pimpinan daerah menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada BKPRMI Takalar, para pengurus, pembina, serta guru-guru yang telah bekerja keras mencetak generasi gemilang menuju Takalar yang lebih maju,” ungkap Hengky Yasin.
Menurut Hengky, wisuda santri bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi bekal penting bagi anak-anak untuk belajar akhlak, moral, serta berbakti kepada orang tua sebagai pondasi masa depan.
Ia juga menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar Al-Qur’an, melainkan langkah awal untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an dan meningkatkan kualitas ibadah. Ia berharap para santri terus menjaga salat, menghormati orang tua, serta tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan negatif.
“Kesuksesan bukan hanya soal kecerdasan intelektual, tetapi juga kecerdasan dalam beragama dan menjaga hubungan baik dalam kehidupan sosial,” ujarnya sembari mengucapkan selamat kepada seluruh santri yang diwisuda.
Sementara itu, Ketua DPD BKPRMI Takalar, Ustaz Abdullah Hasan, turut mengapresiasi seluruh pembina di tingkat kecamatan atas dedikasi mereka dalam mendidik anak-anak agar tumbuh menjadi generasi saleh dan salehah.
“Perlu kami sampaikan bahwa khusus hari ini, sebanyak 477 orang santri siap diwisuda. Mereka adalah santri yang dipersiapkan menjadi generasi Qurani menuju Takalar maju,” beber Abdullah Hasan.
Ketua DPW BKPRMI Provinsi Sulawesi Selatan, Ustaz Asri Said, juga menyampaikan bahwa pendidikan anak tidak boleh berhenti di TK/TPA. Pendidikan harus terus dilanjutkan dengan pembinaan di masjid agar anak-anak tetap aktif, berilmu, dan menjadikan masjid sebagai tempat yang ramah bagi generasi muda. (HSN)















