Tim Gabungan Kejaksaan, Polres, dan Disdikbud Takalar Monev Proyek Revitalisasi Sekolah

TAKALAR – Tim gabungan dari Kejaksaan, Polres Takalar, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Takalar melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) proyek revitalisasi tahap kedua di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Dalam kegiatan ini, tim mengunjungi empat sekolah di Kecamatan Laikang, yakni SMPN 2 Mangarabombang, SMPN 3 Mangarabombang, SMPN 4 Mangarabombang, serta SDN Inpres 184 Boddia.

Peninjauan ini dilakukan untuk mengawal proyek yang bersumber dari APBN agar pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan hukum, tepat sasaran, serta terhindar dari potensi penyimpangan anggaran.

Selama pemantauan, tim memeriksa langsung progres fisik pembangunan, berdialog dengan pihak sekolah serta Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), sekaligus memastikan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis dan jadwal yang telah ditetapkan.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Takalar, Mursalim, membenarkan adanya kunjungan monev ke beberapa sekolah penerima program revitalisasi tersebut.

“Iya, hari ini kami melakukan kegiatan monev di beberapa sekolah penerima program revitalisasi di Kecamatan Laikang,” ujar Mursalim saat dihubungi wartawan, Rabu (30/9/2026).

Mursalim menjelaskan, monitoring ini dilakukan agar program bantuan dari pemerintah pusat tersebut dapat berjalan sesuai perencanaan, petunjuk teknis, dan ketentuan yang berlaku.

“Kami ingin memastikan bahwa pelaksanaan revitalisasi dapat berjalan sesuai ketentuan hukum, tanpa hambatan, selesai tepat waktu, serta dapat dimanfaatkan dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala UPT SMPN 2 Mangarabombang, Dr. Hj. Karmila, turut membenarkan kehadiran tim gabungan dari Polres, Kejaksaan, dan Disdikbud Takalar di sekolahnya.

“Iya, sesuai jadwal, hari ini tim berkunjung ke SMPN 2 Mangarabombang,” ungkap Karmila.

Ia mengapresiasi kedatangan tim pengawas dari aparat penegak hukum dan dinas pendidikan tersebut.

“Bagus. Karena dengan adanya monev atau pengawasan lintas sektoral ini, kami bisa lebih teliti dan berhati-hati. Kami juga dapat mengingatkan para pekerja agar melaksanakan tugas dengan baik dan tepat waktu,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala SMPN 3 Mangarabombang, Irwanto, menyatakan bahwa pendampingan dari kejaksaan, polres, dan disdikbud ini sangat membantu pihak sekolah dalam mengawal program revitalisasi.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran kejaksaan dan polres yang didampingi dinas pendidikan untuk turun langsung melihat progres pekerjaan revitalisasi sekolah di wilayah Kecamatan Laikang,” kata Irwanto.

Pemantauan lintas sektoral ini diharapkan menjadi bagian dari mekanisme pencegahan dini agar program revitalisasi berjalan sesuai aturan. Pemerintah daerah juga memastikan bahwa anggaran yang digelontorkan untuk sektor pendidikan benar-benar mampu meningkatkan kualitas fasilitas sekolah secara optimal.

Melalui pengawasan sejak dini, revitalisasi ini diharapkan mampu menghadirkan ruang belajar serta sarana pendukung yang lebih aman, nyaman, dan layak bagi para siswa, demi mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Takalar. (HSN)

banner 2000x1100

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *