FPM Lutim Temukan Mobil Kijang Muat Tabung, Wahyu: Kabur Sebelum Polisi Tiba di TKP

JURNAL LUWU TIMUR – Pasca digelarnya rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi II DPRD, 6 Agen Distributor serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Luwu Timur, terkait kelangkaan dan mahalnya tabung gas elpiji 3 kg, Forum Persaudaran Masyarakat Luwu Timur (FPM-Lutim) kembali menemukan adanya pangkalan yang diduga lebih mengutamakan penjualan ke pengecer di Kecamatan Tomoni pada Rabu malam (26/2/2025).

“Malam ini kami temukan 1 unit mobil Kijang warna hijau tua dengan Nopol DP 3180 GH tengah memuat tabung elpiji 3 kg di pangkalan milik Patimasang, Dusun Tomoni, Kelurahan Tomoni,” ungkap Kordinator FPM Lutim Mangkutana Raya, Wahyu.

banner 1600x606

Lanjut kata Wahyu, setelah diperjelas dan di konfirmasi ke sopir dan pemilik pangkalan (penanggung jawab-red), tabung yang dimuat sejumlah 60 tabung.

“Dari penjelasan awal si supir bahwa tabung yang di muat adalah milik 5 UMKM di Tomoni yang dipercayakn untuk antar-jemput, namun setelah ditanya ada tidak milik [bagian] si supir, ia menjawab ada 5 tabung. Karena 5 tabung untuk satu UMKM,” kata Wahyu saat mengintrogasi supir.

Lebih lanjut dikatakan Wahyu, saat dibandingkan dengan jumlah sebanyak 60 tabung tidak sesuai dengan penjelasan si supir.

“Kalau 5 atau 6 UMKM berarti tabung yang seharusnya di muat adalah 30 tabung. Tapi akhirnya si supir mengaku bahwa selain memakai, dirinya juga mengecer tabung dengan harga Rp 25.000,” kata Wahyu menjelaskan pernyataan supir tersebut.

Wahyu juga telah melaporkan ke Polsek Mangkutana. Ia menganggap dirinya tidak punya hak untuk menahan dan memeriksa barang bukti.

“Yang jelas kami menduga ada permainan titip jual yang dilakukan oleh pengkalan dan pembawa tabung ini, sementara hasil RDP kemarin [Senin] bersama Komisi II DPRD dan keenam agen distributor, terdapat kesepakatan agen harus menindak tegas pangkalannya yang lebih mengutamakan pangecer di banding masyarakat. Dan agen pada saat itu semua bersedia. Bahkan saat ini rata-rata agen telah mengeluarkan surat untuk para pangkalan, jadi kita lihat seperti apa tanggung jawab dari agen terhadap pangkalan yang melanggar,” kata Wahyu saat di lokasi kejadian.

Sementara itu penanggung jawab pangkalan ibu Andi menerangkan bahwa yang dikasih itu adalah UMKM, penjual gorengan yang tersebar di Tomoni.

“Ada sebanyak 21 UMKM yang kami layani, dan setiap UMKM punya jatah 5 tabung dan ini diketahui oleh agen PT. Harum Malili dan tidak pernah ada teguran. Selama ini jatah pangkalan kami sebanyak 150 tabung setiap kali masuk per minggu selama 2 minggu,” kata ibu Andi.

Saat ditanya siapa pemilik pangkalan ini, ibu Andi menjawab milik saudara di Palopo. Kalau dokumen pangkalan ada di Kapolsek Wara Utara (Waru) Kota Polopo.

Mobil Muat Tabung Kabur

Sambil menunggu aparat kepolisian tiba di TKP, mobil yang muat tabung tersebut kabur tanpa menunggu aparat datang.

Pantauan media Kanit Reskrim Polsek Mangkutana Ipda Kasman tiba di TKP, dan langsung bertanya ke Ibu Andi terkait kepemilikan pangkalan dan meminta dokumen.

Namun lagi-lagi ibu Andi menjawab bahwa dokumen-nya ada di Kapolsek Waru di Palopo. Tidak berselang lama ibu Andi memberikan telepon ke Kanit Kasman.

“Pak Kanit ini adik Kapolsek Waru mau bicara,” ucap ibu Andi kepada Kanit Kasman.

Lalu Kanit Kasma bicara dengan yang diduga Kapolsek Waru Utara, meminta izin untuk dikirim dokumennya lewat WhatsApp.

“Kalau tidak bisa dibawa besok ke kantor, di kirim lewat WA saja pak dokumen pangkalannya,” kata Kanit Kasman kepada Kapolsek Waru.

Sesaat setelah memutuskan telepon, tim media mencoba mengonfirmasi ke Kanit Kasman terkait temuan ini.

“Kami akan identifikasi bahwa tabung tersebut mau dibawah kemana dan akan melakukan pemanggilan beserta pemeriksaan dokumen pengkalan. Tadi juga kami sudah bicara dengan Kapolsek Wara Utara, pemiliknya adalah mertua Kapolsek dan dokumentasi ada di Kapolsek Waru,” kata Kanit Kasman.

Dikatakan Kanit Kasman, atas temuan ini pihaknya akan mengonfirmasi ke agen PT. Harum Malili dan Disperindagkop. (TIM)

banner 2000x1100

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *