Polisi Selidiki Ledakan Bom Ikan di Desa Minasa Baji yang Melukai Dua Warga

TAKALAR – Dua warga Dusun Labbo Tallua, Desa Minasa Baji, Kecamatan Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, dilarikan ke rumah sakit setelah terkena ledakan bom ikan. Ledakan tersebut diduga berasal dari bahan peledak yang dirakit sendiri oleh kedua korban.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu sore (12/4/2026). Saat itu, para korban diduga sedang merakit alat peledak di salah satu rumah warga.

banner 1600x606

Baca juga: Polisi Ajak Warga Tanakeke Bersatu Berantas Bom Ikan: “Kami Butuh Saksi”

“Kejadiannya saat mereka sedang merakit bom ikan di rumah salah satu warga. Tiba-tiba meledak,” ujar seorang sumber yang enggan disebutkan identitasnya, Senin (13/4/2026).

Korban yang mengalami luka serius diidentifikasi bernama Nawir Dg Janji dan Sikki Dg Tompo. Saat ledakan terjadi, diketahui terdapat beberapa orang lain di lokasi yang menyaksikan peristiwa tersebut.

Pascakejadian, korban segera dievakuasi ke daratan untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga mengenai kondisi terkini kedua korban.

Kapolsek Mappakasunggu, Iptu Sumarwan, membenarkan peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan langkah awal di lapangan.

“Benar ada informasi kejadian tersebut dan kami sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi,” ujar Sumarwan pada Selasa (14/4/2026).

Sumarwan menegaskan bahwa pihaknya tengah mendalami kasus yang menimpa warga Labbo Tallua tersebut melalui proses penyelidikan.

“Beberapa barang bukti di lokasi kejadian berupa bekas ledakan api sudah kami kumpulkan. Saat ini masih dalam proses penyelidikan polisi,” tambah Sumarwan.

Terkait kondisi korban, Sumarwan menjelaskan bahwa salah satu korban tengah menjalani perawatan medis di RSUD Padjonga Daeng Ngalle, Takalar. Sementara itu, keberadaan satu korban lainnya masih dalam penelusuran.

“Satu korban sedang dirawat, dan satu korban lainnya masih kami cari informasi pastinya,” terangnya.

Mantan Kasi Humas Polres Takalar ini berkomitmen untuk menindak tegas segala aktivitas ilegal yang merugikan masyarakat di wilayah hukumnya. Ia juga mengimbau warga Kepulauan Tanakeke agar tidak ragu melaporkan kegiatan melanggar hukum kepada pihak berwajib.

“Kami berharap masyarakat di pulau lebih terbuka dan berani melapor jika ada aktivitas ilegal. Saksi akan dilindungi oleh aturan yang berlaku,” pungkas perwira dengan dua balok emas di pundak tersebut. (HSN/TIM)

banner 2000x1100

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *