MAKASSAR – Di sebuah sudut rumah sederhana, BTN Minasa Upa Blok AB 9 No. 11, Makassar, seorang gadis kecil bernama Qonita Salsabilah (13) tengah bertaruh nyawa. Sudah dua tahun lamanya, Qonita berjuang melawan penyakit Hirschsprung yang menggerogoti tubuhnya, sebuah kondisi medis serius yang telah memaksanya menjalani tindakan pull-through dan ileostomi akibat infeksi serta kebocoran usus.
Hingga Desember 2025, tubuh kecil Qonita telah melewati meja operasi sebanyak 10 kali di RS Wahidin Sudirohusodo, Makassar. Kini, dokter memberikan secercah harapan sekaligus tantangan berat: Qonita harus segera dirujuk ke rumah sakit dengan fasilitas lebih lengkap di Jakarta atau Surabaya untuk menyelamatkan nyawanya.
Namun, di balik anjuran medis itu, ada dinding besar yang menghalangi. Keluarga Qonita kini berada di titik nadir secara finansial. Biaya pengobatan jangka panjang yang tak terduga membuat kedua orang tuanya belum mampu menandatangani surat rujukan tersebut.
“Kami sudah bersurat ke Pemerintah Kota Makassar, Gubernur, hingga Dinas Sosial Provinsi pada Februari 2026 lalu. Kami hanya berharap ada kebijakan atau solusi yang memudahkan jalan kami agar anak kami bisa mendapatkan perawatan terbaik. Harapan kami satu-satunya hanyalah pemerintah dan para pemerhati sosial,” ungkap Syarifah, sang ibu, dengan mata berkaca-kaca dalam keterangannya, Selasa (14/4/2026)
Saat ini, Qonita hanya bisa terbaring lemah di rumah. Meski memiliki BPJS Kesehatan, nyatanya banyak kebutuhan medis selama perawatan di rumah yang tidak ditanggung. Hutang kepada kerabat pun kian menumpuk demi menutupi biaya harian yang tak sedikit.
“Kondisi kami pas-pasan, tidak punya penghasilan tetap. Kami bingung, tapi kami tidak akan menyerah. Kami ingin melihat Qonita sembuh dan bisa sekolah lagi seperti anak-anak lainnya. Berapapun bantuan yang diberikan, sangat berarti bagi kami,” tambah Syarifah lirih.
Keluarga sangat berharap uluran tangan dari Pemerintah Kota Makassar, DPRD, pihak swasta, maupun masyarakat luas. Sejauh ini, bantuan telah datang dari BAZNAS Kota Makassar, Pimpinan Wilayah BULOG Sulsel, H. Andi Iwan Darmawan Aras (Anggota DPR-RI), dan komunitas Kurir Langit. Namun, perjuangan Qonita masih panjang.
Saluran Donasi Kemanusiaan:
Bagi Bapak/Ibu dan saudara-saudariku yang tergerak hatinya untuk membantu meringankan beban Qonita, donasi dapat disalurkan melalui:
* Bank BRI: 3813-01-012026-535 (a.n. Nuraeni Handaling)
* Aplikasi DANA: 0852-9908-5499 (a.n. Syarifah Jumriah Shihab)
Konfirmasi/Kontak Keluarga: 0852-4335-2879 atau 0852-9908-5499
Berapapun bantuan yang Anda berikan secara tulus, adalah napas baru bagi Qonita Salsabilah. Semoga Allah SWT membalas kebaikan Anda dengan pahala yang berlipat ganda, kesehatan, dan rezeki yang berkah. Amin ya Rabbal Alamin. (RED)













