SiLPA Desa Manurung Lutim Rugikan Warga

JURNAL LUWU TIMUR – Salah satu anggota BPD Manurung, Kabupaten Luwu Timur (Lutim) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Darson Lasampa angkat bicara soal besarnya angka SiLPA APBDes Tahun Anggaran 2023.

“SiLPA T.A 2023 yang jumlahnya kurang lebih Rp400 juta diduga telah mengakibatkan kerugian bagi warga desa Manurung yang seharusnya mendapat manfaat anggaran di desa,” kata Darson saat musyawarah pembahasan Rancangan Peraturan Desa tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (Ranperdes APBDesa) tahun anggaran 2024, pada Selasa (26/12/2023).

banner 1600x606

Menurut Darson, SiLPA yang begitu besar disebabkan beberapa faktor, salah satunya dikarenakan kegiatan yang diduga sengaja tidak direalisaaikan oleh kepala desa dengan alasan yang tidak jelas.

Baca juga: APBDes Manurung Lutim Banyak SiLPA

“Satu diantaranya yaitu program ketahanan pangan nabati dan hewani yang anggarannya sudah disepakati bersama dalam Perdes APBDes 2023, namun kepala desa enggan merealisasikan dengan alasan yang tidak jelas, justru jawaban kades berubah-ubah,” ungkap Darson, Jumat (29/12).

Seperti diketahui bahwa program ketahanan pangan nabati dan hewani merupakan program nasional yang telah ditetapkan menjadi prioritas penggunaan Dana Desa (DD) oleh pemerintah pusat melalui Permendesa PDTT Nomor 8 tahun 2022 tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2023.

Saat ditanya soal jawaban kades yang berubah-ubah, Darson berdalih sudah ajukan permintaan ke pimpinan lembaga BPD agar mengundang kades Manurung untuk hadir dalam musyawarah internal guna dimintai keterangan resmi.

“Ada penjelasan kades yang cukup sensitif untuk diungkap sekarang, karenanya kita tunggu hasil musyawarah internal BPD yang resmi, terlebih ini juga diperlukan sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun laporan hasil pengawasan BPD terhadap kinerja kepala desa,” tutup Darson. (RED)

banner 2000x1100

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *