Pemkab Takalar Dorong UMKM Go Digital Lewat Teknologi AI

TAKALAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar terus memacu pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penguatan literasi digital berbasis teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi antara Pemkab Takalar dan Kaizen Collaborative Impact (KCI) dalam Program Literasi Digital yang didukung oleh AI Ready ASEAN dan AIM ASEAN. Kegiatan pelatihan pemasaran go digital ini digelar di Kelurahan Pappa, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Kamis (22/1/2026).

banner 1600x606

Sejak pagi, lokasi kegiatan dipadati oleh pelaku UMKM, pemuda, hingga ibu rumah tangga yang antusias mengikuti pelatihan. Bahkan, sejumlah peserta terlihat tetap fokus menyimak materi sambil menggendong anak, sebuah pemandangan yang menandakan tingginya minat masyarakat terhadap transformasi digital.

Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM, hadir langsung untuk memberikan motivasi dan arahan. Di hadapan peserta, Daeng Manye menegaskan bahwa literasi digital adalah kunci utama agar UMKM Takalar mampu bersaing di tengah perubahan zaman yang cepat.

“Dengan pelatihan ini, pelaku UMKM dibekali pengetahuan untuk mempromosikan usahanya sehingga lebih dikenal luas dan bisa lebih maju,” ujar Daeng Manye.

Ia menekankan bahwa digitalisasi bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan mendesak agar produk lokal Takalar mampu menembus pasar yang lebih luas. Dalam sesi pemaparan, peserta diajarkan cara memanfaatkan smartphone untuk promosi, mulai dari pembuatan konten kreatif hingga pemanfaatan mesin pencari digital.

“Pemerintah Kabupaten Takalar berkomitmen meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan pelaku UMKM melalui digitalisasi. Kami bekerja sama dengan AI Ready ASEAN dan AIM ASEAN untuk melakukan pelatihan secara berkeliling, mulai dari tingkat kelurahan, desa, hingga sekolah-sekolah,” tegasnya.

Menurut Daeng Manye, pendekatan langsung ke masyarakat menjadi kunci agar manfaat literasi digital benar-benar dirasakan secara merata.

Apresiasi juga datang dari Lurah Pappa, Firmansyah Habsi. Ia menilai pelatihan ini sangat relevan dengan kebutuhan warganya saat ini.

“Kami berterima kasih atas terlaksananya kegiatan ini. Pelatihan go digital sangat membantu karena metodenya mudah diakses, cepat, dan memiliki jangkauan pemasaran yang luas hanya melalui ponsel,” ungkap Firmansyah.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Kaizen Collaborative Impact, Ismita Saputri, selaku Local Implementing Partner ASEAN Foundation dan Google.org, mengapresiasi keseriusan Pemkab Takalar. Ia melihat potensi besar pada keberagaman produk UMKM di Takalar.

“Tantangannya adalah bagaimana mereka bisa dikenal di luar daerah. Melalui Program AIM ASEAN, kami mendorong pelaku UMKM memanfaatkan AI untuk menciptakan konten promosi yang efektif, tepat sasaran, dan berbiaya rendah,” jelas Ismita.

Ismita menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan mitra strategis adalah kunci keberhasilan program. “Kami melihat komitmen kuat dari Pemerintah Kabupaten Takalar. Perjalanan literasi digital masih panjang, dan kami siap terus mendampingi masyarakat,” pungkasnya.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Pemkab Takalar berharap dapat membangun ekosistem UMKM digital yang tangguh, inklusif, dan berdaya saing tinggi. (HSN)

banner 2000x1100

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *