SOPPENG – Tata kelola perparkiran di kawasan Pusat Pertokoan Kabupaten Soppeng tengah menjadi sorotan publik. Kondisi Jalan Kalino yang kerap dipadati kendaraan parkir hingga memakan badan jalan dinilai memerlukan perhatian serius dari instansi terkait demi kelancaran arus lalu lintas.
Berdasarkan keluhan yang dihimpun JURNAL, pada Sabtu malam (7/2/2026), sejumlah pengguna jalan merasa kenyamanan berkendara di area tersebut terganggu akibat banyaknya kendaraan roda dua dan roda empat yang tidak tertata rapi.
Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, mengungkapkan bahwa kepadatan kendaraan di badan jalan terjadi hampir setiap hari. Menurutnya, hal ini berdampak pada sulitnya akses keluar-masuk kendaraan di kawasan tersebut.
Baca juga: Ratusan Miliar Proyek Daerah Dipertanyakan: 29 Paket APBD Soppeng Masuk Meja Penyidik

“Kondisinya cukup meresahkan karena memicu kemacetan. Kami berharap ada pengaturan yang lebih sistematis agar ketertiban umum tetap terjaga,” ujar sumber tersebut.
Masyarakat juga menyoroti adanya perbedaan situasi antara Jalan Kalino dengan Jalan Pasar (sekitar rumah makan Padang). Di Jalan Pasar, pengawasan dinilai sudah berjalan maksimal dengan adanya petugas yang berjaga. Kondisi berbeda justru terlihat di Jalan Kalino yang dianggap masih minim pengawasan langsung dari petugas lapangan.
“Harapan kami, ada konsistensi pengawasan. Jika di Jalan Pasar bisa tertib karena dijaga ketat, semestinya di Jalan Kalino juga diterapkan hal yang sama agar tidak terjadi penumpukan kendaraan,” lanjutnya.
Selain faktor kelancaran lalu lintas, persoalan retribusi juga tak luput dari perhatian. Lemahnya pengawasan di titik-titik padat seperti Jalan Kalino dikhawatirkan berdampak pada tidak optimalnya penyerapan retribusi parkir sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Di Jalan Pasar pengelolaan retribusinya tampak sudah teratur. Kami menyarankan agar di Jalan Kalino juga lebih ditingkatkan lagi pengawasannya, karena ini menyangkut potensi pendapatan daerah yang harusnya bisa dikelola lebih maksimal,” jelasnya.
Warga berharap Dinas Perhubungan Kabupaten Soppeng, khususnya Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta bagian Pengelolaan Perparkiran, segera melakukan evaluasi lapangan. Langkah preventif dan pengaturan personel di titik-titik rawan kemacetan sangat dinantikan guna menciptakan kenyamanan bagi seluruh warga Soppeng.
Hingga berita ini diturunkan, JURNAL masih berupaya melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada pihak Dinas Perhubungan setempat terkait langkah penanganan parkir di kawasan tersebut. (FSL)















