TAKALAR – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Takalar ke-66 berlangsung khidmat di Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar, Selasa (10/02/2026). Momentum sakral ini dirangkaikan dengan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Takalar guna memperingati hari bersejarah bagi daerah berjuluk Butta Panrannuangku tersebut.
Ketua DPRD Kabupaten Takalar, H. Muh. Rijal, membuka secara resmi Rapat Paripurna HUT ke-66 Takalar. Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan naskah sejarah singkat Kabupaten Takalar sebagai bentuk refleksi atas perjalanan panjang daerah hingga mencapai usia ke-66 tahun.
Acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, bersama Wakil Gubernur, Hj. Fatmawati Rusdi. Turut hadir Bupati Takalar, Ir. Mohammad Firdaus Daeng Manye, Wakil Bupati, H. Hengky Yasin, serta Anggota DPR RI, H. Achmad Daeng Se’re. Hadir pula pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, pimpinan dan anggota DPRD Takalar, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, hingga para pejabat tinggi pratama di lingkup Pemkab Takalar.
Dalam naskah sejarah yang dibacakannya, Ketua DPRD menguraikan bahwa Takalar memiliki akar sejarah panjang, mulai dari masa kerajaan lokal hingga menjadi daerah otonom modern. Takalar resmi berdiri berdasarkan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 1959 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Tingkat II di Sulawesi, dengan menetapkan 10 Februari sebagai hari jadi kabupaten.
“Secara geografis, Takalar dikenal sebagai daerah pesisir dengan potensi bahari yang besar serta wilayah pertanian yang subur. Sejak pembentukannya, daerah ini terus berkembang melalui berbagai fase pembangunan, mulai dari penguatan sektor primer hingga kini memasuki era transformasi digital,” ungkap H. Muh. Rijal saat membacakan sejarah daerah.
Ia menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk menghargai perjuangan para pendahulu yang telah meletakkan fondasi daerah. Hal ini diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam melanjutkan pembangunan yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat.
Rapat Paripurna tersebut berlangsung penuh semangat kebersamaan, menandai tekad sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk membawa Kabupaten Takalar menuju masa depan yang lebih gemilang. (HSN)















