Raih WTP Lagi, Pemkab Takalar Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Pelayanan Publik

TAKALAR – Kabupaten Takalar kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar di bawah kepemimpinan Bupati Mohammad Firdaus Daeng Manye dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan sesuai standar negara.

Penyerahan hasil pemeriksaan dan opini BPK tersebut dilaksanakan di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan. Pada kesempatan itu, Bupati Mohammad Firdaus Daeng Manye hadir didampingi oleh Sekretaris Daerah dan Ketua DPRD Kabupaten Takalar.

banner 1600x606

Ketiganya mengikuti prosesi penyerahan sekaligus penandatanganan dokumen hasil pemeriksaan BPK. Momen ini menjadi simbol sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan legislatif dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Raihan opini WTP ini menunjukkan bahwa laporan keuangan yang disusun Pemkab Takalar telah memenuhi standar akuntansi pemerintahan, didukung sistem pengendalian internal yang memadai, serta dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Hal ini juga menjadi instrumen penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari komitmen kuat Bupati Daeng Manye yang sejak awal kepemimpinannya terus menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang tepat sasaran, efisien, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Atas capaian kolektif ini, Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparatur Sipil Negara (ASN), DPRD, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras.

“Alhamdulillah, capaian ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh perangkat daerah. Opini WTP bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi amanah yang harus dijaga melalui peningkatan kinerja, transparansi, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Daeng Manye.

Ia menambahkan bahwa opini WTP bukanlah tujuan akhir, melainkan pemantik untuk mendorong peningkatan pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat Takalar.

Dengan capaian tersebut, Pemkab Takalar optimistis dapat semakin memperkuat kualitas pelayanan, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta meningkatkan berbagai program pemberdayaan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.

Sinergi dan kolaborasi yang telah terbangun diharapkan dapat terus dipertahankan guna mewujudkan Kabupaten Takalar yang profesional, terpercaya, serta maju, unggul, dan berdaya saing. (HSN)

banner 2000x1100

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *