JAMBI – Dua bersaudara alumni Universitas Hasanuddin Makassar (UNHAS) kembali bertanding dalam Turnamen Tenis Antar-Alumni Perguruan Tinggi se-Indonesia ke-16 Tahun 2026. Kejuaraan tersebut diselenggarakan di Lapangan Tenis Kampus Universitas Jambi (UNJA) Telanaipura, Minggu (26/7/2026).
Sosok Mushawir Razak dan Ahmad Junaedi Razak asal Sinjai tersebut telah berulang kali membawa nama IKA UNHAS bersinar di setiap turnamen tenis tingkat nasional. Sebelumnya, pada tahun 2023, keduanya juga membela UNHAS dan berhasil meraih juara ketiga pada Kejuaraan Tenis Antar-Alumni Perguruan Tinggi di Lapangan Tenis Hotel Borobudur, Jakarta.
Keberhasilan alumni UNHAS yang merupakan putra dari H. A. Razak Alty—mantan Ketua DPRD Sinjai—ini menjadi penyemangat sekaligus bukti nyata peran kampus dalam menanamkan nilai-nilai solidaritas dan sportivitas bagi mahasiswa serta alumni.
“Alhamdulillah, juara ini kami persembahkan untuk kampus UNHAS tercinta. Hasil yang kita raih ini tentunya merupakan bukti kebersamaan dan kekompakan dari teman-teman IKA UNHAS yang saling mendukung,” kata Ahmad Junaedi Razak.
Ahmad Junaedi, yang akrab disapa Dedy, juga membeberkan peran para alumni yang setia mendampingi hingga kegiatan berakhir.
“Di sini banyak alumni UNHAS yang hadir dan sangat membantu, salah satunya Ibu Asdatun, Dr. Tenriawaru, selaku manajer tim. Beliau hadir dan meluangkan waktu untuk memberikan semangat kepada teman-teman pemain,” ungkap Dedy.
Kegiatan turnamen ini dihadiri oleh 330 peserta dari 16 perguruan tinggi yang tergabung dalam Asosiasi Tenis Alumni Perguruan Tinggi Indonesia (ATAPI). Universitas Hasanuddin Makassar berhasil melaju ke babak final dan merebut juara pertama setelah mengalahkan tim KAGAMA dari Universitas Gadjah Mada (UGM).
Dari 16 perguruan tinggi yang berpartisipasi, IKA Universitas Hasanuddin meraih juara pertama, disusul IKA Universitas Gadjah Mada sebagai juara kedua. Sementara itu, posisi juara ketiga bersama diraih oleh IKA Universitas Brawijaya (UB) dan IKA Universitas Diponegoro (Undip).
Turnamen tenis yang berlangsung selama dua hari tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Jambi, Dr. Al Haris, M.H. Dalam sambutannya, Al Haris mengapresiasi komitmen para alumni yang terus merawat persaudaraan dan persahabatan melalui olahraga tenis.
“Hebatnya, para alumni ini merawat kebersamaan dan pertemanan yang tidak hanya berhenti saat masa kuliah, tetapi terus terjalin setelah mereka berkiprah di berbagai bidang, baik sebagai dosen, pegawai lembaga pemerintahan, maupun profesional di sektor swasta,” ujar Gubernur Al Haris.
Gubernur Al Haris juga menekankan bahwa olahraga tidak membeda-bedakan latar belakang, jabatan, maupun profesi.
“Olahraga adalah untuk kesehatan fisik, jiwa, dan rohani, serta untuk membangkitkan semangat kita bersama,” tambah Al Haris.
Ia mengapresiasi terselenggaranya turnamen ke-16 ini di Jambi dan berharap ajang tersebut mampu memperkuat sinergi, kebersamaan, serta jiwa kekeluargaan antar-alumni tenis di seluruh Indonesia. (*)















