Tinjau Program P3-TGAI di Desa Cakura, Hamka B Kady Siap Perjuangkan Jembatan Gantung dan Irigasi

TAKALAR – Anggota DPR RI Komisi V dari Fraksi Partai Golkar, Hamka B. Kady, melakukan peninjauan langsung Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Desa Cakura, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, Senin (27/6/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Konsultan Manajemen Balai (KMB), dan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, Kepala Desa Cakura, kepala dusun, sejumlah tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Kepala Desa Cakura, Saharuddin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Hamka B. Kady atas berbagai program yang telah direalisasikan di desanya.

“Pak Hamka B. Kady ini sangat luar biasa. Beliau telah banyak merealisasikan program bantuan ke Desa Cakura,” ujar Saharuddin.

Di hadapan Hamka B. Kady dan jajaran BBWS Pompengan Jeneberang, Saharuddin menjelaskan bahwa mayoritas warga Desa Cakura berprofesi sebagai petani. Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan beberapa aspirasi masyarakat, di antaranya perbaikan sarana dan prasarana Wisata Taman Buru di Buakang serta pembangunan jembatan gantung di Desa Cakura.

“Sarana yang menjadi kendala di antaranya kawasan Taman Buru dan jembatan gantung untuk mempermudah mobilitas masyarakat. Saya berharap Bapak Hamka B. Kady dapat memberikan perhatian khusus terhadap aspirasi ini,” kata Saharuddin.

Selain itu, Saharuddin menambahkan bahwa program P3-TGAI sangat mendukung ketahanan pangan warga setempat. Keberadaan jaringan irigasi menjadi kebutuhan yang sangat vital untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian.

“Alhamdulillah, pembangunan saluran irigasi sepanjang sekitar 310 meter telah selesai dikerjakan. Masih tersisa kurang lebih 200 meter yang belum tertangani. Kami berharap tahun depan pembangunan dapat dilanjutkan hingga tuntas,” tambahnya.

Sementara itu, PPK BBWS Pompengan Jeneberang, Asriani, menyampaikan bahwa program P3-TGAI ini diharapkan dapat berjalan dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di Desa Cakura serta Kabupaten Takalar secara umum.

“Untuk itu, kami berharap pelaksanaan program P3-TGAI di lapangan berjalan baik dengan tetap menjaga kualitas dan kuantitasnya. Jangan takut selama apa yang kita lakukan adalah hal yang benar,” tegas Asriani.

Menanggapi hal tersebut, Hamka B. Kady menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Ia memastikan program P3-TGAI akan terus dikawal karena berdampak langsung pada ketahanan pangan nasional.

“Program P3-TGAI akan terus kita upayakan keberlanjutannya. Seluruh jaringan irigasi dan jalan pendukung ketahanan pangan pasti akan kita perjuangkan,” tegas politisi senior Partai Golkar tersebut.

Legislator asal Sulawesi Selatan itu juga menyatakan akan mengawal usulan pembangunan jembatan gantung yang disampaikan oleh warga Desa Cakura.

“Insyaallah, aspirasi masyarakat terkait pembangunan jembatan gantung juga akan kami perjuangkan agar dapat direalisasikan,” tutupnya. (HSN)

banner 2000x1100

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *