TAKALAR – Puluhan massa yang mengatasnamakan diri Koalisi Advokasi Rakyat (KOAR) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (4/11/2026) siang.
Dalam aksinya, mereka membawa spanduk bertuliskan desakan agar Dinas Kesehatan Takalar mencabut Sertifikat Layak Higiene Sanitasi (SLHS) terhadap lima SPPG di Kabupaten Takalar.
Penerbitan SLHS untuk lima SPPG oleh Dinas Kesehatan Takalar tersebut diduga tidak sesuai prosedur atau cacat prosedur. Kelima SPPG yang dimaksud meliputi SPPG Bontolebang Galesong Utara, SPPG Pasangan Beru 2 Galesong, SPPG Malewang 2 Polongbangkeng Utara, SPPG Kalabirang, dan SPPG Sombala Bella 3 Takalar.
Massa aksi menyampaikan orasi dari atas mobil truk. Meski sempat mengganggu arus lalu lintas di Jalan Poros Takalar–Makassar, aparat kepolisian yang mengawal aksi tersebut berhasil mengurai kepadatan hingga arus kembali normal.
“Kami mendesak pihak Dinas Kesehatan Takalar untuk segera mengevaluasi Sertifikat Layak Higiene Sanitasi (SLHS) yang dikeluarkan kepada lima SPPG di Takalar karena tidak sesuai prosedur,” tegas Abdul Salam, Jenderal Lapangan Koalisi Advokasi Rakyat, saat berorasi.
Aktivis yang dikenal vokal di Kabupaten Takalar itu juga meminta agar oknum di balik penerbitan SLHS yang tidak sesuai prosedur segera ditertibkan.
Aksi unjuk rasa tersebut berlangsung dengan pengawalan ketat dari pihak Kepolisian Resor Takalar. (HSN)















