Inspiratif! Suprianto Raih Gelar Doktor di UNM dalam 2 Tahun 3 Bulan dan Torehkan 21 Karya

MAKASSAR – Sebuah pencapaian akademik membanggakan ditorehkan oleh Suprianto, S.Sos., M.Pd. Ia berhasil menyelesaikan pendidikan Program Doktor (S-3) Ilmu Administrasi Publik di Universitas Negeri Makassar (UNM) hanya dalam waktu 2 tahun 3 bulan. Pencapaian ini menjadi semakin istimewa mengingat pendidikan doktoral bukanlah perjalanan yang sederhana. Prosesnya membutuhkan konsistensi, disiplin akademik, ketekunan dalam penelitian, serta kemampuan mengelola waktu dan berbagai tanggung jawab.

Menyelesaikan pendidikan doktoral dalam waktu relatif singkat tentu bukan perkara mudah. Tidak semua mahasiswa doktoral dapat menuntaskan seluruh tahapan pendidikan dalam durasi tersebut, terlebih ketika harus menghadapi padatnya aktivitas akademik, tuntutan penelitian, penulisan publikasi ilmiah, dan berbagai tanggung jawab profesional. Bagi Suprianto, capaian ini merupakan buah dari komitmen, fokus, kerja keras, serta kesungguhan dalam menjalani setiap tahapan pendidikan.

Keberhasilan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Ujian Tutup Disertasi dan Yudisium pada Jumat, 30 Oktober 2026, bertempat di Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Makassar. Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan akademik dan profesionalnya, sekaligus wujud komitmen untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan dan memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan tinggi.

Dalam perjalanan kariernya, Suprianto memiliki pengalaman kepemimpinan di Institut Teknologi dan Bisnis Maritim (ITBM) Balik Diwa. Ia pernah dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), sebelum kemudian menjabat sebagai Wakil Rektor I Bidang Pendidikan dan Pengajaran.

Pada ujian doktoralnya, Suprianto mempertahankan disertasi berjudul “Collaborative Governance dalam Penguatan Tata Kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Bulukumba.” Penelitian ini mengangkat persoalan strategis mengenai penguatan tata kelola kelembagaan ekonomi desa melalui kolaborasi berbagai aktor, termasuk pemerintah desa, pengelola BUMDes, masyarakat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya.

Ujian tutup disertasi tersebut dipimpin oleh Dr. Supriadi Torro, S.Pd., M.Si. selaku Dekan sekaligus Ketua Sidang. Tim penguji terdiri atas Prof. Dr. Andi Kasmawati, M.Hum. selaku Koordinator Program Studi, Promotor, dan Penguji; Prof. Dr. Hasniati, S.Sos., M.Si. selaku Penguji Eksternal; Prof. Dr. Andi Cudai Nur, M.Si. selaku Kopromotor I dan Penguji; Dr. Sirajuddin Saleh, S.Pd., M.Pd. selaku Kopromotor II dan Penguji; Prof. Dr. Andi Aslinda, M.Si. selaku Penguji Internal; Prof. Dr. Risma Niswaty, S.S., M.Si. selaku Penguji Internal; Dr. Muh. Darwis, S.Pd., M.Pd. selaku Penguji Internal; serta Dr. A. Octamaya Tenri Awaru, S.Pd., M.Pd. selaku Penguji Internal.

Selama menempuh pendidikan doktoral periode 2024–2026, Suprianto juga menunjukkan produktivitas akademik melalui pencapaian 16 publikasi ilmiah. Capaian tersebut terdiri atas 2 artikel pada jurnal terindeks Scopus Q1 (dengan rincian satu artikel telah terbit dan satu artikel berstatus accepted), 1 prosiding internasional, 5 artikel pada jurnal terakreditasi SINTA 2, 1 artikel pada jurnal terakreditasi SINTA 3, 6 artikel pada jurnal terakreditasi SINTA 4, serta 1 artikel terindeks EBSCO.

Produktivitas akademik tersebut semakin diperkuat dengan penerbitan 5 buku melalui penerbit nasional selama periode 2024–2026. Keseluruhan capaian ini menunjukkan bahwa masa studi doktoral tidak hanya dimanfaatkan untuk menyelesaikan kewajiban akademik, tetapi juga menjadi ruang produktif untuk menghasilkan karya, mengembangkan gagasan, dan memperluas kontribusi keilmuan.

Keberhasilan menyelesaikan pendidikan doktoral ini tidak terlepas dari dukungan Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI), bimbingan promotor dan kopromotor, masukan seluruh tim penguji, dukungan keluarga, serta lingkungan akademik Universitas Negeri Makassar dan Institut Teknologi dan Bisnis Maritim Balik Diwa.

Bagi Suprianto, gelar doktor bukanlah akhir dari perjalanan akademik, melainkan awal dari tanggung jawab intelektual yang lebih besar. Ia berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi untuk terus berkarya, memperkuat tradisi penelitian dan publikasi ilmiah, meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. (*)

banner 2000x1100

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *