JAKARTA – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) kembali meraih pengakuan nasional dengan ditetapkan sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) Terbaik 2025 oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI. Penghargaan ini diserahkan dalam Rapat Koordinasi Pusat-Daerah (Rakorpusda) Percepatan dan Perluasan Digital Daerah (P2DD) di Jakarta pada Senin (1/12).
Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi signifikan Bank Jatim dalam mendukung kebijakan percepatan digitalisasi daerah. Direktur Utama Bank Jatim, Winardi Legowo, yang menerima langsung penghargaan, menyampaikan terima kasih kepada nasabah dan seluruh pemangku kepentingan, serta menegaskan bahwa prestasi ini menjadi dorongan untuk terus mempercepat transformasi digital dan memperkuat tata kelola keuangan daerah.
Bank Jatim berkomitmen untuk terus mempercepat implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).
Dukungan nyata terhadap Pemprov Jatim meliputi elektronifikasi pengelolaan anggaran SKPD melalui layanan Cash Management System (CMS) untuk pemantauan transaksi real time dan akurat.
Terus mengembangkan JConnect Mobile dengan fitur lengkap, termasuk transfer, pembayaran tagihan (pajak/retribusi), hingga scan QRIS.
Dalam acara yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kemenko Perekonomian, Ferry Irawan, menyatakan bahwa dukungan kebijakan P2DD telah membuat 501 Pemerintah Daerah (91,8%) memiliki ekosistem digital yang memadai per Semester I 2025. Rakorpusda ini juga mengelaborasi rencana strategis P2DD ke depan, seperti peningkatan local tax ratio dan penguatan peran BPD.
Selain Bank Jatim, Provinsi Jawa Timur juga meraih dua penghargaan lain, yaitu TP2DD terbaik tingkat provinsi (Jawa – Bali) dan program unggulan terbaik kategori peningkatan layanan pajak kendaraan bermotor. (IDR)















