TAKALAR – Pemerintah Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel), terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran, pembangunan fasilitas penunjang di destinasi wisata tetap menjadi perhatian pemerintah guna meningkatkan kenyamanan pengunjung.
Komitmen tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, yang telah mencanangkan pengembangan tujuh destinasi wisata unggulan di Kabupaten Takalar. Sebelumnya, Bupati juga mengumpulkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menandatangani komitmen bersama dalam mendukung percepatan pengembangan sektor pariwisata.
Salah satu destinasi yang kini mulai berbenah adalah Wisata Alam Parilau di Kelurahan Takalar Lama, Kecamatan Mappakasunggu. Menindaklanjuti arahan Bupati, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Takalar bergerak cepat melakukan pembangunan dan perbaikan berbagai fasilitas yang menjadi kebutuhan dasar para pengunjung.
Fasilitas yang dihadirkan meliputi pembangunan mushala, toilet/kamar mandi, serta penataan sejumlah sarana pendukung lainnya dengan mengedepankan konsep ramah lingkungan.
Langkah ini dilakukan agar Wisata Alam Parilau tidak hanya menawarkan keindahan panorama alam, tetapi juga memberikan kenyamanan, kebersihan, dan kemudahan bagi para wisatawan.
Kehadiran mushala yang representatif memungkinkan pengunjung tetap dapat menunaikan ibadah dengan nyaman, sementara tersedianya kamar mandi yang bersih menjadi salah satu fasilitas penting yang selama ini diharapkan masyarakat.
Penataan kawasan yang tetap menjaga kelestarian lingkungan juga menjadi bagian dari upaya menciptakan destinasi wisata yang berkelanjutan dan asri.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Takalar, Budiar Rozal, saat dikonfirmasi membenarkan adanya pembangunan fasilitas tersebut.
“Atas arahan Bapak Bupati, kami dari Dinas PUPR berpartisipasi bersama seluruh jajaran dalam mendukung pengembangan Wisata Alam Parilau. Alhamdulillah, fasilitas yang selama ini menjadi keluhan para pengunjung kini dapat kami realisasikan, seperti pembangunan mushala, kamar mandi, serta beberapa fasilitas pendukung lainnya,” ujar Budiar di ruang kerjanya, Rabu (29/7/2026).
Menurutnya, pembangunan fasilitas tersebut merupakan bentuk dukungan DPUPR terhadap program pengembangan destinasi wisata yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Takalar.
Dengan semakin lengkapnya sarana dan prasarana, diharapkan tingkat kunjungan wisatawan terus meningkat sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan warga di sekitar kawasan wisata.
Langkah cepat DPUPR Takalar tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan pengunjung. Mereka menilai kehadiran fasilitas yang lebih lengkap dan ramah lingkungan menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Takalar dalam membangun destinasi wisata yang berkualitas, nyaman, bersih, dan berdaya saing.
Melalui kolaborasi seluruh perangkat daerah, Pemerintah Kabupaten Takalar optimistis Wisata Alam Parilau akan menjadi salah satu ikon wisata unggulan yang mampu menarik lebih banyak wisatawan, sekaligus memperkuat citra Takalar sebagai daerah yang kaya akan potensi wisata alam dengan fasilitas yang semakin modern, nyaman, dan ramah lingkungan. (HSN)















