TAKALAR – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, terus mendekatkan akses pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) bagi masyarakat di wilayah kepulauan melalui program jemput bola.
Kali ini, pelayanan dipusatkan di Desa Maccini Baji, Kecamatan Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar, pada Rabu–Kamis (4–5/11/2026). Dalam kegiatan tersebut, Disdukcapil Takalar berhasil memproses sebanyak 251 layanan adminduk.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Disdukcapil Takalar, Abdul Wahab, Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Djabal Rumpang, serta jajaran staf dan tim teknis Disdukcapil Takalar untuk memastikan seluruh pelayanan berjalan optimal.
Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Takalar, Djabal Rumpang, menyampaikan bahwa hingga Kamis (5/11/2026), tercatat sebanyak 72 layanan perekaman KTP elektronik (KTP-el), 75 Kartu Keluarga (KK), 32 akta kelahiran, 47 Kartu Identitas Anak (KIA), serta 25 aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Pelayanan ini tidak hanya menyasar warga Desa Maccini Baji, tetapi juga menjangkau masyarakat dari Desa Rewataya, Balangdatu, dan Minasa Baji.
Djabal menjelaskan, pelayanan langsung ke wilayah kepulauan ini dilakukan untuk mengikis kendala geografis dan transportasi yang selama ini dihadapi warga saat harus mengurus dokumen ke wilayah daratan Takalar. Namun, ia mengakui persoalan di lapangan tidak hanya terkait akses fisik.
“Selain kendala akses dari pulau, beberapa warga juga belum memiliki dokumen pendukung untuk mengurus adminduk, seperti buku nikah, surat keterangan lahir, hingga kelengkapan administrasi perpindahan penduduk dari luar pulau,” jelas Djabal.
Tak hanya membuka posko pelayanan, tim keliling Disdukcapil juga mendatangi langsung rumah warga yang mengalami keterbatasan mobilitas (door to door). Salah satunya adalah Dg Naba, seorang lansia berusia 83 tahun di Dusun Dandedandere, Desa Maccini Baji. Petugas melakukan perekaman KTP-el di kediamannya pada Rabu (4/11/2026) karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan untuk datang ke lokasi pelayanan.
Selain pelayanan dokumen fisik dan IKD, Disdukcapil Takalar juga menggelar sosialisasi inovasi Identitas Kependudukan Digital di Aula Kantor Desa Maccini Baji. Mengusung tema “Dorong Masyarakat Punya Identitas Digital”, kegiatan ini bertujuan mempercepat transformasi pelayanan adminduk berbasis digital di wilayah kepulauan.
Djabal berharap program jemput bola di wilayah kepulauan ini dapat terus berlanjut secara konsisten. “Semoga tahun depan kegiatan ini bisa terus diprogramkan,” harapnya.
Melalui rangkaian kegiatan ini, masyarakat di wilayah kepulauan diharapkan semakin mudah memperoleh dokumen kependudukan secara merata tanpa harus menyeberang ke daratan. (HSN)















