AMJI-RI: Refleksi Akhir Tahun 2025 “Menakar Relevansi Kebijakan Strategis Kabupaten Luwu Timur Menuju Era Inovasi”

LUWU TIMUR – Direktur Badan Kajian dan Pengawasan Pembangunan Strategis Aliansi Media Jurnalis Independen Republik Indonesia (AMJI-RI), Muh. Rafii, menekankan urgensi pergeseran paradigma pembangunan di Kabupaten Luwu Timur (Lutim) menuju kebijakan yang lebih sistematis dan terukur. Meski mengakui adanya progresivitas dalam pembangunan infrastruktur fisik, Rafii memberikan catatan kritis terkait signifikansi kualitas dan ketepatan sasaran dari proyek-proyek tersebut.

“Kita mengharapkan intellectual capital generasi muda Luwu Timur tidak hanya bersifat reaktif terhadap peluang yang ada, tetapi harus mampu menjadi agen perubahan (agent of change) yang menciptakan lapangan kerja secara mandiri tanpa ketergantungan absolut pada intervensi regulasi pemerintah,” ungkap Muh. Rafii dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/12/2025).

banner 1600x606

Menurutnya, diperlukan penguatan karakter inovatif di kalangan pemuda. Di sisi lain, ia menegaskan bahwa peran media sebagai instrumen kontrol sosial (social control) terhadap birokrasi harus ditingkatkan demi memastikan akuntabilitas pembangunan daerah.

“Memasuki tahun anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur wajib mengedepankan prinsip people-centered development. Identifikasi kebutuhan masyarakat pada sektor-sektor krusial seperti pertanian dan perikanan harus berbasis data empiris. Dalam hal ini, AMJI-RI berkomitmen untuk tetap menjadi mitra kritis dalam mengawal transparansi tata kelola pemerintahan,” tegasnya.

Sebagai penutup, ia menambahkan bahwa Luwu Timur memiliki potensi sumber daya alam (SDA) yang melimpah. Jika dikelola dengan sinergi antara pemuda yang kompeten dan kebijakan yang inklusif, komoditas unggulan daerah tersebut akan menjadi katalis utama dalam mewujudkan Luwu Timur yang lebih progresif. (FSL)

banner 2000x1100

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *