Dukung Kemudahan Izin Usaha di Palopo, BKPP AMJI-RI Apresiasi Langkah Responsif Wali Kota

PALOPO – Langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo yang berkomitmen memangkas birokrasi dan mempermudah regulasi perizinan bagi para pelaku usaha mendapat respons positif dari berbagai pihak. Kebijakan ini dinilai sebagai angin segar bagi percepatan roda perekonomian dan iklim investasi di Kota Palopo.

Dukungan penuh salah satunya datang dari Ketua Badan Kajian dan Pengawasan Pembangunan Aliansi Media Jurnalis Independen Republik Indonesia (BKPP AMJI-RI), Muh. Rafi. Ia menilai kebijakan pelonggaran dan efisiensi birokrasi ini sebagai langkah taktis yang sangat dinantikan oleh dunia usaha.

banner 1600x606

“Langkah Pemkot Palopo ini sangat tepat dan patut kita apresiasi. Di tengah tantangan ekonomi saat ini, kemudahan dalam pengurusan izin usaha adalah kunci utama untuk menarik investor. Jika regulasi tidak berbelit-belit, para pelaku usaha dapat bergerak lebih cepat, yang pada akhirnya akan membuka lapangan kerja baru dan menggairahkan perekonomian masyarakat Palopo,” ujar Muh. Rafi dalam keterangan persnya, Rabu (10/6/2026).

Komitmen kemudahan perizinan tersebut ditegaskan langsung oleh Wali Kota Palopo, Naili Trisal. Saat menerima kunjungan kerja lintas sektor, Naili menyatakan bahwa pemerintah daerah wajib hadir sebagai fasilitator, bukan penghambat kemajuan bisnis lokal.

Naili berkomitmen penuh untuk mengintegrasikan program kerja dinas terkait demi menciptakan sistem perizinan yang adaptif dan transparan.

“Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas inisiatif kolaboratif ini. Pemerintah Kota Palopo berkomitmen penuh untuk mempermudah seluruh proses regulasi perizinan. Kita ingin menciptakan iklim usaha yang sehat, aman, dan berkepastian hukum. Sudah saatnya kita hilangkan sekat birokrasi yang kaku demi mendukung para pelaku usaha yang ingin memajukan kota ini,” tegas Naili Trisal di hadapan instansi yang hadir.

Pertemuan strategis yang berlangsung hangat tersebut digelar di Rumah Jabatan Wali Kota Palopo pada Selasa (9/6/2026). Dalam kesempatan itu, Wali Kota didampingi oleh sejumlah kepala dinas terkait guna mendengarkan langsung aspirasi dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Palopo.

Audiensi ini sengaja digagas untuk menyelaraskan program kerja, menyederhanakan izin usaha, serta menyusun strategi peningkatan manajemen perhotelan berbasis sport tourism.

Di akhir pertemuan, pihak PHRI dan KONI Palopo menyatakan kesiapannya untuk saling bahu-membahu dalam menggerakkan potensi daerah. Perwakilan PHRI berkomitmen meningkatkan standar manajemen dan pelayanan perhotelan demi memberikan servis prima bagi wisatawan maupun atlet.

Sementara itu, pihak KONI Palopo menegaskan bahwa kesiapan industri perhotelan dan kuliner adalah kunci utama kesuksesan dalam menyelenggarakan berbagai agenda olahraga berskala regional hingga nasional ke depan, yang diharapkan mampu mendongkrak tingkat hunian (occupancy rate) hotel di Kota Palopo secara signifikan. (FSL)

banner 2000x1100

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *