TAKALAR – Menindaklanjuti instruksi tegas Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, dengan tagline “Takalar Cepat”, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Takalar langsung bergerak cepat memperbaiki lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang padam di sejumlah titik strategis.
Langkah responsif ini merupakan bagian integral dari program percepatan pelayanan publik, dengan fokus utama pada peningkatan kenyamanan dan keamanan masyarakat saat beraktivitas di malam hari.
Pada Sabtu (8/11/2025), Tim Satgas PJU Dishub Takalar, yang beranggotakan delapan personel, turun langsung melaksanakan perbaikan menyeluruh di Kelurahan Bontolebang, Kecamatan Galesong Utara.
Kepala Bidang Prasarana Dishub Takalar, Syamsuddin, menjelaskan bahwa pekerjaan dimulai sejak pukul 11.44 WITA siang dan berlanjut hingga pukul 23.00 WITA malam. Kondisi lapangan cukup menantang mengingat sebagian besar tiang dan jaringan sudah lama tidak berfungsi.
“Kami menemukan banyak sekali kerusakan, mulai dari lampu mati total hingga jaringan kabel yang hilang atau terputus,” ujar Syamsuddin.
Secara total, terdapat 25 titik lampu jalan yang berhasil kembali menyala setelah pemeriksaan dan perbaikan intensif. Syamsuddin menyebut, masalah dominan yang ditemukan adalah hilangnya kabel SR (Sambungan Rumah) yang merupakan komponen utama dalam sistem kelistrikan PJU, berfungsi menyalurkan arus listrik dari jaringan PLN ke lampu jalan. Jenis kabel lain yang digunakan adalah NYY atau NYYHY, yang memiliki isolasi PVC dan cocok untuk instalasi luar ruangan maupun bawah tanah.
“Alhamdulillah, setelah penggantian alat dan perbaikan jaringan secara menyeluruh, ke-25 titik tersebut kini sudah kembali menyala dan menerangi jalan poros,” tambahnya.
Kegiatan ini sekaligus menindaklanjuti arahan Kepala Dishub Takalar, Sirajuddin Saraba, agar tim selalu merespons cepat setiap laporan masyarakat terkait padamnya lampu jalan.
“Bupati menginginkan pelayanan publik yang cepat dan tepat sasaran. Ini adalah perwujudan nyata dari semangat Takalar Cepat,” tegasnya.
Selain di Bontolebang, Dishub Takalar telah menyiapkan agenda perbaikan lanjutan, khususnya di sepanjang poros Galesong.
“Insya Allah setelah tuntas di Bontolebang, kami akan menyisir poros Galesong. Program ini akan kami laksanakan secara berkelanjutan hingga tahun 2026,” jelas Syamsuddin.
Untuk menjaga keberlangsungan penerangan, Syamsuddin turut mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga aset penerangan jalan ini agar tidak kembali rusak atau hilang, terutama akibat tindakan pencurian kabel.
“Kalau lampunya terang, secara otomatis masyarakat akan merasa lebih aman dan nyaman. Mari kita jaga bersama,” tutupnya.
Seluruh rangkaian kegiatan perbaikan berjalan lancar hingga malam hari. Tim Satgas PJU menyelesaikan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab hingga semua lampu kembali menyala menerangi jalan poros. (HSN)















