TAKALAR – Kabar menggembirakan datang bagi 1.176 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Setelah menantikan pembayaran selama tujuh bulan, hak gaji para guru tersebut akhirnya resmi dibayarkan. Kabar ini disambut penuh rasa syukur dan kelegaan oleh para guru yang selama ini tetap setia menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di sekolah, Sabtu (7/11/2026).
Ketua Grup Guru Paruh Waktu Kabupaten Takalar, Suherman, S.Pd., Daeng Tangnga, mewakili ribuan tenaga pendidik PPPK Paruh Waktu, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, M.M., dan Wakil Bupati Takalar, Dr. H. Hengky Yasin, S.Sos., M.M., atas perhatian serta komitmen mereka dalam memperjuangkan pembayaran gaji guru paruh waktu.
Menurut Suherman, pembayaran tersebut menjadi kabar yang sangat berarti bagi ribuan guru. Pasalnya, selama tujuh bulan terakhir, para guru tetap hadir menjalankan kewajiban, mendidik peserta didik, serta memenuhi ketentuan administrasi dan absensi, meskipun hak atas gaji mereka belum diterima.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar, Dody Rian Saputra, S.IP., M.I.Kom., yang telah memberikan perhatian serta mengawal proses pengusulan pembayaran gaji guru paruh waktu hingga akhirnya dapat direalisasikan.
“Alhamdulillah, apa yang selama ini menjadi harapan dan penantian teman-teman guru akhirnya terwujud. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Takalar dan Bapak Kepala Dinas Pendidikan atas perhatian, kepedulian, serta upaya yang telah dilakukan sehingga gaji tujuh bulan guru paruh waktu akhirnya dibayarkan,” ungkap Suherman.
Lebih lanjut, Suherman menegaskan bahwa apresiasi ini bukan sekadar ucapan terima kasih, melainkan juga bentuk penghargaan atas perhatian pemerintah daerah terhadap nasib dan kesejahteraan tenaga pendidik. Ia berharap komunikasi dan sinergi yang telah terbangun antara pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, dan para guru dapat terus terjaga demi meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Takalar.
Di akhir penyampaiannya, Suherman mengajak seluruh guru PPPK Paruh Waktu Takalar untuk tetap semangat, menjaga profesionalisme, dan terus mengabdikan diri dalam mencerdaskan generasi bangsa.
“Semoga perhatian dan kepedulian ini menjadi penyemangat bagi seluruh guru untuk terus bekerja dengan tulus. Sekali lagi, terima kasih kepada Bapak Bupati dan Bapak Kadis Pendidikan. Semoga ke depan kesejahteraan guru paruh waktu semakin mendapat perhatian,” tutupnya. (HSN)















