Dugaan Korupsi Kandang Ayam Rp 2 Miliar di Takalar Memanas, IMM Desak Kejari ‘Tancap Gas’ Usut Tuntas

TAKALAR – Dugaan tindak pidana korupsi pada proyek pengadaan kandang ayam senilai Rp 2 Miliar di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPK) Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, kian memanas. Aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Takalar mendesak keras Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar untuk segera menuntaskan kasus yang bersumber dari anggaran tahun 2023 ini.

IMM menyoroti serius adanya indikasi penyimpangan dalam pelaksanaan proyek tersebut. Sebagai kontrol sosial, mereka menilai dugaan penyimpangan ini tidak hanya mencoreng integritas pemerintah daerah, tetapi juga merugikan masyarakat dan negara.

banner 1600x606

“Kami mendesak Kejari Takalar untuk mempercepat proses penanganan kasus dugaan penyimpangan anggaran proyek pengadaan kandang ayam senilai kurang lebih Rp 2 Miliar di DPK Takalar,” tegas Reskiawan, salah satu Aktivis IMM.

Baca juga: Kejari Takalar Bidik Korupsi Rp2 M di Dinas Peternakan, Belasan Orang Diperiksa

IMM menegaskan Kejaksaan Negeri Takalar harus segera menuntaskan penyelidikan secara transparan, objektif, dan tanpa tebang pilih. Mereka juga mengimbau aparat penegak hukum untuk memanggil dan memeriksa seluruh pihak yang terlibat, baik dari unsur pemerintah daerah, rekanan, maupun pihak lain yang diduga mengetahui alur proyek, yang kabarnya bersumber dari alokasi Pokok-pokok Pikiran (Pokir) salah satu anggota dewan.

“Kami percaya bahwa penegakan hukum yang tegas adalah langkah awal untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan menjaga marwah pembangunan daerah,” kata Reskiawan.

IMM memastikan akan mengawal proses hukum hingga tuntas, dan siap melakukan aksi demontrasi serta langkah hukum lanjutan jika penanganan kasus ini dinilai tidak serius.

Proses Hukum Sudah Berjalan

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar telah bergerak cepat mengusut tuntas dugaan korupsi proyek miliaran rupiah ini. Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Takalar, Muhammad Musdar, SH, membenarkan bahwa kasus tersebut telah masuk dalam tahap penyelidikan intensif.

“Iye, benar. Kasus dugaan korupsi pengadaan kandang ayam DPK Takalar sedang kami selidiki,” ujar Musdar.

Ia mengungkapkan, untuk memperjelas dugaan penyimpangan, pihaknya sudah memanggil kurang lebih 15 orang untuk dimintai keterangan. Meskipun demikian, Kejari Takalar belum bisa merinci jumlah pasti kerugian keuangan negara karena kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Publik kini menanti langkah transparan dan tuntas dari Kejari Takalar untuk membongkar dan menyeret semua pihak yang terlibat dalam dugaan rasuah ini. (HSN)

banner 2000x1100

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *