SIDRAP – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, didampingi Wabup Nurkanaah, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026. Acara yang diinisiasi oleh Kementerian Dalam Negeri ini berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).
Acara tersebut dibuka langsung oleh Presiden Prabowo Subianto didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Forum ini diikuti oleh para kepala daerah dari seluruh Indonesia, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan TNI/Polri, serta pimpinan lembaga negara lainnya.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, melaporkan bahwa Rakornas ini diikuti oleh 4.011 peserta. Peserta terdiri dari pimpinan kementerian/lembaga, gubernur, bupati, wali kota, pimpinan DPRD, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dalam laporannya, Mendagri mengajak seluruh tingkatan pemerintahan untuk memperkuat komitmen dalam mendukung program strategis Presiden.
“Kita semua, seluruh jajaran pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota, siap mendukung program Bapak Presiden untuk melangkah maju memajukan Indonesia,” tegas Tito.
Presiden Prabowo Subianto dalam pengarahannya memberikan apresiasi kepada Mendagri atas terselenggaranya acara tersebut. Ia menyebut momen ini sangat krusial bagi koordinasi nasional.
“Hari ini bagi saya adalah kesempatan yang baik karena dapat berhadapan dengan hampir 99 persen pengambil kebijakan di Republik Indonesia, dari tingkat tertinggi hingga tingkat daerah,” ujar Presiden.
Lebih lanjut, Presiden menekankan pentingnya integritas aparatur pemerintah. Beliau menyebut bahwa rakyat menaruh harapan besar pada sosok pemimpin yang adil, jujur, dan bekerja murni untuk kepentingan publik, bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan.
“Rakyat berharap akan selalu ada pemimpin yang baik, jujur, dan bekerja untuk kepentingan mereka. Mereka tidak menyukai pemimpin yang hanya memajukan kepentingan pribadi. Inilah harapan seluruh rakyat kita,” tambahnya.
Kepala Negara juga menyinggung pandangan dunia internasional yang sempat meragukan persatuan Indonesia. Namun, Indonesia berhasil membuktikan bahwa keberagaman suku, etnis, ras, dan agama bukanlah penghalang untuk bersatu dalam bingkai NKRI.
“Dunia tidak membayangkan bagaimana negara dengan ratusan bahasa dan suku bangsa bisa bersatu mengejar cita-cita bersama dalam satu negara,” kata Prabowo.
Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 ini menjadi agenda strategis untuk memperkuat sinergi kebijakan serta memastikan program pembangunan nasional selaras dengan kondisi dan kebutuhan di setiap daerah. (RED)















