JURNAL TAKALAR – Ketua Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) Sulawesi Selatan yang juga sekaligus Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., beserta pengurus Pelti Unhas bersilaturahmi dengan pengurus Pelti dan pecinta tenis lapangan di Takalar, Sabtu, (28/1/2024).
Kehadiran maniak tenis lapangan Unhas itu bertepatan dengan keberadaan Tenriawaru, SH.,MH., yang saat ini menjabat Kajari Takalar. Tenri adalah Alumni Unhas yang juga memiliki kegemaran bermain tenis. Puluhan pemain tenis dari berbagai usia dan latar belakang profesi hadir dalam kegiatan olahraga bersama yang digelar di lapangan tenis indor Ibrahim Tulle.
Mereka pun disambut penuh suka cita oleh Kajari Takalar, Tenriawaru bersama ketua Pelti Takalar, Darwis Ewa, Dandim 1426 Takalar, Letkol Nanan Sujadmiko serta para pecinta tenis lapangan di Takalar.
Pada kesempatan itu, Ketua Pelti Takalar, Darwis Ewa yang di amanahkan untuk memberikan sambutan menyampaikan kebahagiaan dan apresiasi atas kedatangan dari rombongan ketua Pelti Sulsel bersama tim tenis Unhas.
“Kita perlu berbahagia dan berbangga atas kunjungan ketua Pelti Sulsel beserta tim tenis Unhas, ini semua adalah cara untuk merawat silaturahim yang baik,” ujar Darwis yang juga Kadis Disdikbud Takalar.
Lebih lanjut, alumni olahraga Universitas Negeri Makassar ini mengungkap terkait keadaan pelti Takalar yang terus mengalami perkembangan dalam olahraga tenes lapangan, mulai dari keaktifan penggunaan lapangan oleh para pemain sampai pada prestasi pemain dalam event-event tenis yang diadakan di berbagai daerah.
Sementara, Ketua Pelti Sulsel melalui Doktor Tajrin yang juga wakil ketua Pelti Sulsel, menyampaikan rasa haru atas penerimaan yang baik dari teman-teman pemain tenis lapangan di Takalar.
“Alhamdulillah, kami ucapkan banyak terima kasih karena telah diterima oleh rekan tenes di Takalar, terkhusus Ibu Kajari Takalar yang juga menyempatkan waktu membersamai kami disini, semoga silaturahim bisa terus dipertahankan lewat ajang olahraga tenes ini,” ucap Dosen Unhas itu bersahaja.
Seusai sambutan-sambutan, para pemain dari kedua tim pun dipersilahkan memasukkan nama pemain yang akan berlaga. Mereka masing-masing menurunkan pemain termasuk Rektor juga ikut bermain melawan ketua Pelti Takalar.
Dalam kegiatan silaturahim tersebut para pemain dari Kampus Ternama di Indonesia Timur itu kebanyakan berlatar belakang Akademisi bahkan ada beberapa yang telah bergelar Guru besar (Profesor). Namun, meski terpelajar mereka tetap riuh dan ceria tanpa menonjolkan pangkat akademiknya di lapangan. Canda serta dialektika pun mewarnai percakapan pasca bermain.
Pada babak akhir, Rektor Unhas berpasangan dengan Farel diperhadapkan dengan ketua pelti Takalar yang berpasangan dengan Irfan Tulo.
Saat bermain orang nomor satu di universitas yang mulai berdiri tahun 1956 itu begitu menikmati permainan asal Inggris itu.
Sesekali terlihat ia menipu lawannya dengan memberhentikan bola pas di dekat net. Pertandingan persahabatan itu pun berakhir dengan kemenangan tipis Rektor Unhas melawan ketua Pelti Takalar. (HSN)















