Desa Margolembo Penghasil Kopi Terbaik di Lutim

JURNAL LUWU TIMUR – Pemerintah Desa (Pemdes) Margolembo, Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur (Lutim) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan penanaman perdana ‘Kopi Robusta’ di perkebunan agro wisata Watu Maeta, Dusun Malela, pada Sabtu (23/12/2023).

Penanaman perdana ini juga dihadiri Bupati Luwu Timur, Budiman beserta Kadis Pertanian dan disaksikan Babinkamtibnas Desa Margolembo.

banner 1600x606

Kepala Desa Margolembo Abd Najib dalam keterangan tertulisnya mengatakan hari ini kegiatan penanaman perdana kopi robusta ini dilakukan bersama dengan bupati Lutim.

Brand Kopi Malela produk UMKM Teras Kopi Luwu Timur.

“Adapun bibit kopi robusta untuk kelompok tani di desa kami berasal dari bantuan dinas perkebunan provinsi Sulawesi Selatan dari sumber anggaran
APBN-P T.A. 2023 melalui Satker Balai Besar Perbenihan & Proteksi Tanaman Perkebunan (BBP2TP) Ambon, Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI,” kata Kades, Sabtu (23/12).

Untuk diketahui bahwa desa Margolembo adalah salah satu desa penghasil kopi terbaik di Luwu Timur bahkan biji kopi pilihan yang berasal dari dusun Malela ini tidak kalah dari biji kopi pilihan dari daerah lain di Indonesia, bahkan petani setempat sudah memiliki kerja sama dengan salah satu UMKM ternama di Luwu Timur, yaitu Teras Kopi tepatnya di kecamatan Angkona.

Dirut PT. Vale Indonesia perkenalkan Brand Teras Kopi, salah satu produk UMKM Luwu Timur kepada Presiden Jokowi.

“Dimana produk serbuk kopi dari UMKM Teras Kopi sudah sangat dikenal bahkan salah satu produknya diberi nama brand kopi Malela, dan ini menjadi suatu kebanggaan kami sebagai pemerintah desa Margolembo,” tururnya.

Selain itu kata Kades, produk UMKM Teras Kopi juga sering tampil di acara besar pemerintah dan PT. Vale Indonesia. Dan PT. Vale Indonesia juga pernah memperkenalkan produk UMKM Luwu Timur ke presiden Jokowi di Istana Negara.

“Salah satu produknya yang diperkenalkan adalah produk UMKM Teras Kopi. Kedepan pemerintah desa Margolembo akan melakukan kerja sama dengan UMKM Teras Kopi lewat bidang pemberdayaan masyarakat dan desa, yang sudah mengangkat dan memperkenalkan hasil potensi kopi di desa kami,” bebernya.

Sementara Bupati Luwu Timur, Budiman berpesan kepada para petani yang hadir agar senantiasa tetap bersyukur akan karunia Tuhan berupa tanah yang subur serta sungai yang dijadikan obyek wisata desa.

“Dan ini potensi yang harus dikelola dengan sebaik-baiknya. Tanaman kopi yang berhasil tumbuh subur dan menghasilkan biji kopi pilihan menjadi salah satu potensi yang luar biasa dimana tidak semua daerah di Lutim ini yg cocok dengan tanaman kopi,” kata bupati Budiman. (RED)

banner 2000x1100

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *